Dengan adanya sosialisasi dan pengawasan yang jelas, pengelola SPPG dapat mengetahui standar yang harus dipenuhi sekaligus menghindari potensi kesalahan dalam pengelolaan limbah dapur MBG.
Program MBG sendiri tidak hanya membutuhkan pengawasan terhadap kualitas dan keamanan makanan, tetapi juga harus memperhatikan aspek sanitasi, kebersihan lingkungan serta pengelolaan limbah yang dihasilkan selama proses produksi makanan.
Karena itu, pihak mitra berharap dinas terkait, khususnya DLH, dapat lebih aktif turun ke lapangan, memberikan pembinaan, menyampaikan standar IPAL secara jelas, serta melakukan monitoring secara rutin terhadap dapur-dapur SPPG.***
Artikel Terkait
BRI Hadirkan Promo Menarik Menyambut Hari Pelanggan Nasional 2026, Dari Diskon hingga Promo Cashback
750 Siswa dan Guru Keracunan MBG, Alami Mual hingga Diare, SPPG di Lasem Rembang Minta Maaf
Makanan MBG Tak Layak Jangan Sampai Dibagikan, Korwil Pendidikan Pamarican Ciamis Tegaskan Sekolah Wajib Identifikasi
MBG Tetap Disalurkan saat Sekolah Libur Akibat Karhutla, Begini Kata BGN
Kasus Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB: Ajukan dengan Dokumen Fiktif hingga Kerugian Negara Mencapai Rp8,7 Miliar
Kasus Keracunan Tinggi, DPR Desak Dapur MBG Dialihkan ke Sekolah
Turut Mencerdaskan Anak Bangsa, Guru RA Berharap Diangkat jadi PPPK
Gunung Anak Krakatau Dilaporkan Alami Erupsi, Warga Cemaskan Adanya Dentuman Berulang
Warga Bandung Digegerkan dengan Suara Dentuman Misterius Ada Hubungannya dengan Erupsi Anak Krakatau?
Anggota DPR Fraksi PDIP Dorong RUU Perampasan Aset hingga Sasar Kejahatan Perbankan