CIAMIS, PORTALOKA.ID - Di tengah situasi global yang sedang menghadapi berbagai persoalan, pesan perdamaian datang dari Ciamis, Jawa Barat.
Pesan itu disampaikan melalui Milangkala ke-17 Gong Perdamaian Dunia yang digelar di Situs Budaya Karangkamulyan, Rabu, 9 September 2026.
Pada Milangkala ke-17 Gong Perdamaian Dunia, Pemerintah Kabupaten Ciamis menyoroti pentingnya peran sejarah lokal dalam kancah peradaban global.
Semangat "Merajut Harmoni Menjaga Perdamaian" menjadi sorotan utama dalam upaya mewujudkan ketertiban dan perdamaian abadi sesuai dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
Baca Juga: BRI Multiguna Pre-Approved Solusi Kebutuhan Dana Anda, Mudah dan Cepat, Simak Cara Pengajuannya
Bupati Ciamis Soroti Kondisi Global
Dalam sambutannya, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menekankan keistimewaan peringatan tahun ini di tengah tantangan global.
"Di satu sisi kita merayakan simbol perdamaian dunia, namun di sisi lain kita menyaksikan bagaimana dunia saat ini tengah diguncang oleh berbagai konflik geopolitik, serta eskalasi politik di tanah air yang menimbulkan keresahan," ungkapnya.
Bupati Herdiat menambahkan bahwa peperangan global memberikan efek domino yang sangat nyata, sekalipun tidak terjadi secara langsung di dalam negeri.
"Dampaknya sangat luar biasa, salah satu contohnya adalah dengan naiknya terus harga BBM. Sekarang semua harga sangat tinggi, dan sulit," jelas Bupati Herdiat.
Baca Juga: PSGC Ciamis Masuk Liga 2 Musim 2026/2027 dengan Wajah Baru, Galuh Jadi Identitas Utama
Visi Besar Bupati Angkat Diplomasi Ciamis
Merespons kondisi tersebut, Bupati Herdiat mencetuskan visi besar untuk mengangkat nilai diplomasi Ciamis ke tingkat internasional.
"Sudah sepantasnya kita mengundang kepala negara lain, karena di sinilah lahir perdamaian. Ke depan insyaallah paling tidak kita undang duta besar negara-negara yang ada di Indonesia. Sehingga diawali dari Ciamis, untuk bisa menciptakan ketertiban dunia. Tidak ada yang tidak mungkin, kalau kita mempunyai keinginan yang tinggi, insyaallah itu akan terwujud," tegasnya.
Artikel Terkait
RDP Dugaan Keracunan MBG di DPRD Karo Memanas, Orang Tua Siswa Tuntut Tanggung Jawab SPPG
Kekeringan Melanda Harjamukti Cirebon, Warga Serbu Mobil Pengangkut Air Bersih
Ikuti Solo Run Fest 2026, Beli Tiketnya via BRImo Aja, Dapatkan Diskon 20 Persen
Dinobatkan sebagai Kota Kecil Terbersih ASEAN, Kini Ciamis jadi Lokus PKN Tingkat II
Jangan Ada Lagi Kontrak! DPR Sodorkan Solusi Anggaran Pengangkatan Guru PPPK jadi PNS, Salah Satunya Pangkas Anggaran MBG
5 Jurnalis Dilaporkan Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Diterjunkan hingga Kerahkan Alutsista
Banyak Kasus Keracunan MBG Tapi Tak Ada Proses Hukum pada SPPG, Mahfud MD: Padahal Jelas Membahayakan Nyawa