PORTALOKA.ID - Beberapa siswa yang menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara hingga kini masih menjalani perawatan medis.
Pemeriksaan dan perawatan intensif harus dilakukan karena dugaan paparan racun menyerang saraf, membuat kerusakan ginjal, hingga jantung.
Orang tua siswa pun sempat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karo untuk membahas mengenai dugaan keracunan tersebut.
Namun, RDP yang digelar pada Senin, 7 September 2026 itu sempat memanas karena orang tua siswa meluapkan kemarahan untuk menuntut pertanggungjawaban dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Baca Juga: 1.999 Dapur MBG Disuspend, Kepala BGN Sudaryono Ungkap Penyebabnya
Anak Alami Gangguan Ginjal dan Bolak-balik Rumah Sakit
Dalam RDP itu, hadir orang tua salah satu siswa dari SMAN 1 Berastagi yang diduga mengalami keracunan MBG, Fitriani br Sijabat.
Fitriani menyebut bahwa anaknya, Agnesia Paruliana br Silitonga kini mengalami gangguan ginjal hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
“Anak saya kena ginjalnya, di mana hati nurani kalian? Terutama Kepala SPPG. Bapak punya anak atau tidak?” ucap Fitriani saat RDP bersama DPRD Karo pada Senin, 7 September 2026.
“Ini anakku lemah di rumah, ini tentang nyawa. Anak saya sudah tiga kali bolak-balik rumah sakit. Dan saya viral di media sosial yang menanyakan racun apa yang terdeteksi di ikan itu. Sampai saat ini, kami tidak tahu,” lanjutnya.
Mengaku Anaknya Alami Perubahan Sikap
Lebih lanjut, kondisinya yang lemah kini membuat anaknya mengalami perubahan sikap saat berinteraksi dengan sekitarnya.
“Anak saya itu salah satu yang berprestasi di SMAN 1 Berastagi, sekarang Pak, kondisinya melihat keramaian pun dia takut,” ujarnya.
Artikel Terkait
Reuni Alumni SMPN 1 Cikoneng Ciamis Angkatan 1980-1988 Ajang Merawat Silaturahmi dan Kenang Jasa Guru
9 Langkah Antisipasi Abu Vulkanik yang Dibagikan BPBD Lampung, dari Batasi Aktivitas Outdoor hingga Rutin Pantau Informasi
160 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Diserahkan oleh Bupati Ciamis, Bantu Kurangi Beban Pengayuh Becak Lansia
Harga Masker Naik Drastis Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ramai Keluhan dan Ajakan Boikot Seller Nakal di Medsos
Pergantian Nama Puskesmas Cigayam Banjaranyar Masuk Proses, Administrasi Jadi Perhatian
Polisi Tetapkan 138 Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan, Terancam Pasal Berlapis
DPR Beri Bocoran Skema PPPK 2027, Gaji Diambil Alih Pemerintah Pusat?
230 Ribu Siswa Madrasah dan Umum Ikuti OMI 2026, Tiga Provinsi Sumbang Peserta Terbanyak