Kamis, 10 September 2026

Ratusan Siswa di Pati Diduga Keracunan MBG Basi, Makanan Dilaporkan Berasal dari SPPG Gembong 1

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Rabu, 9 September 2026 | 19:42 WIB
230 siswa SMP dan MTs di Pati diduga keracunan MBG (Instagram.com/@inspacta.id)
230 siswa SMP dan MTs di Pati diduga keracunan MBG (Instagram.com/@inspacta.id)

PORTALOKA.ID - Insiden keracunan massal kembali terjadi. Kali ini dialami ratusan siswa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Para siswa SMP hingga MTs dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi pada Selasa, 8 September 2026 kemarin.

Gejala keracunan baru dirasakan para siswa yang mengonsumsi menu MBG tersebut, pada Rabu, 9 September 2026.

Berdasarkan data sementara Pemerintah Kabupaten Pati, mencatat sedikitnya 230 siswa mengalami pusing, mual, mulas, diare, dan gangguan pencernaan dari sejumlah sekolah di Kecamatan Gembong, Pati.

Baca Juga: BRI Multiguna Pre-Approved Solusi Kebutuhan Dana Anda, Mudah dan Cepat, Simak Cara Pengajuannya

Terdapat 2 sekolah yang terdampak, yakni SMPN 1 Gembong dan MTsN 3 Pati dalam insiden keracunan MBG ini.

Lantas, bagaimana awal mula insiden keracunan massal yang dialami ratusan siswa di Kecamatan Gembong, Pati tersebut? Berikut fakta terkini di antaranya.

Diare Massal di SMPN 1 Gembong

Kepala SMPN 1 Gembong, Istiana mengatakan pihaknya mulai mengetahui gejala keracunan pada Rabu, 9 September 2026 pagi.

Istiana mencemaskan, saat itu, jumlah siswa yang mengalami gejala kemudian bertambah hingga siang hari.

Baca Juga: Banyak Kasus Keracunan MBG Tapi Tak Ada Proses Hukum pada SPPG, Mahfud MD: Padahal Jelas Membahayakan Nyawa

"103 siswa. Baru diketahui pagi. Tadi pagi anak-anak baru ke kamar mandi. Ternyata mereka sudah merasakan mules-mules," ungkap Istiana dalam keterangannya, pada hari yang sama.

"Kemudian semakin siang semakin banyak," imbuhnya.

Dalam insiden ini, sebanyak 13 guru SMPN 1 Gembong juga dilaporkan mengalami gejala serupa, tetapi mereka tidak perlu mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X