Selasa, 18 Agustus 2026

Kepala BGN Ungkap Dugaan Penyebab Keracunan MBG di Berastagi, Kepala SPPG Terancam Dipecat, Dapur Disuspend

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:17 WIB
Kepala BGN Sudaryono mengungkap dugaan penyebab keracunan MBG di Berastagi, Karo (Badan Gizi Nasional)
Kepala BGN Sudaryono mengungkap dugaan penyebab keracunan MBG di Berastagi, Karo (Badan Gizi Nasional)

PORTALOKA.ID - Peristiwa keracunan massal usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi.

Kali ini menimpa ratusan siswa di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Akibatnya, lebih dari 200 siswa yang berasal dari sejumlah sekolah harus dilarikan ke beberapa fasilitas kesehatan.

Badan Gizi Nasional (BGN) pun menaruh perhatian serius terhadap peristiwa keracunan MBG di Berastagi.

Baca Juga: Tanggap Bencana Gempa Bumi Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak

Kepala BGN, Sudaryono menegaskan akan menjatuhkan sanksi tegas terhadap pihak yang terbukti lalai hingga menyebabkan ratusan siswa keracunan MBG.

Dugaan Penyebab Keracunan

Lebih lanjut, Sudaryono mengungkapkan dugaan penyebab keracunan MBG di Berastagi.

Menurutnya, insiden tersebut karena adanya kelalaian proses pengolahan bahan baku ikan.

Berdasarkan investigasi sementara, sebagian ikan tidak disimpan di dalam freezer dan dibiarkan pada suhu ruangan selama 12 jam hingga lebih.

Baca Juga: Kepala SPPG Terancam Dipecat Buntut Kasus Keracunan MBG di Berastagi, BGN: Dapurnya Disuspend Berat

"Kami coba cek investigasi sementara. Jadi, itu kelalaian ada pada pengolahan. Jadi bahan baku ikan itu sebagian besar dimasukkan ke freezer, ada sekitar 300 atau 200 atau 300 ekor yang tidak masuk ke freezer itu kemudian ditaruh di suhu ruangan dalam kurun waktu 12 sampai lebih dari 12 jam," katanya, saat mengunjungi korban di Rumah Sakit Haji Medan, Minggu, 16 Agustus 2026.

Sudaryono menilai, kondisi tersebut merupakan bentuk kelalaian serius dalam pengolahan makanan. Dia menegaskan tidak boleh ada kelalaian dalam penyediaan makanan MBG karena menyangkut keselamatan penerima manfaat.

"Tidak boleh ada kelalaian, tidak boleh! Zero tolerance, enggak boleh lalai! Dan saya minta kepala dapur atau siapapun yang merasa enggak sanggup kerja, kau keluar saja daripada kemudian membahayakan nasib nyawa seseorang," kecamnya.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X