Kamis, 10 September 2026

Harga Masker Naik Drastis Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ramai Keluhan dan Ajakan Boikot Seller Nakal di Medsos

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 7 September 2026 | 12:51 WIB
Harga masker melambung di tengah bencana erupsi Gunung Anak Krakatau (Pixabay/Juraj Varga)
Harga masker melambung di tengah bencana erupsi Gunung Anak Krakatau (Pixabay/Juraj Varga)

PORTALOKA.ID - Menghadapi situasi bencana erupsi Gunung Anak Krakatau, masyarakat terdampak abu vulkanik disarankan untuk menggunakan masker saat di luar ruangan.

Masker yang disarankan berjenis N95 atau KN95 yang memiliki filtrasi partikel halus di atas 95 persen.

Namun, kini ramai di media sosial keluhan soal harga masker yang tiba-tiba melonjak.

Harga Melonjak hingga Berkali-kali Lipat

Keluhan tentang harga masker ini juga disampaikan oleh artis Nana Mirdad melalui unggahannya di media sosial Threads.

Baca Juga: 9 Langkah Antisipasi Abu Vulkanik yang Dibagikan BPBD Lampung, dari Batasi Aktivitas Outdoor hingga Rutin Pantau Informasi

“Agak gila juga di saat rakyat banyak yang kesusahan, liat brand penjual masker proper malah naikin harga jadi Rp180 ribu per biji. Sementara paginya masih dijual di harga Rp12 ribu aja,” tulisnya pada Senin, 7 September 2026.

Ia memaklumi bahwa pedagang pun mencari untung, tapi menyayangkan di situasi darurat seperti saat ini.

“Memang, jualan goalnya profit. Tapi ngga usah securang ini pada saat bencana kali ya,” lanjutnya.

“Kebetulan suami saya juga salah satu product list di perusahaannya adalah masker N95 jadi harga distributornya saya tau persis berapa. Mark up spontan kaya gini ngga berperikemanusiaan,” tulisnya.

Baca Juga: 160 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Diserahkan oleh Bupati Ciamis, Bantu Kurangi Beban Pengayuh Becak Lansia

Keluhan serupa juga disampaikan oleh konten kreator Angelinngel yang melihat harga masker berubah saat sudah melakukan pemesanan di online shop.

“Yang mau nimbun masker sama maskernya dihargai sampai tinggi tu maksudnya gimana sih? Dari harga awalnya cuma Rp30 ribuan tiba-tiba jadi Rp120 ribu?” ujarnya dalam video yang diunggah di Instagram.

“Maksudnya gimana ya, ini kan kita lagi butuh dan maskernya untuk beberapa hari karena abu vulkanik gimana anginnya. Dibikin harga segitu? Yang bener aja,” sambungnya.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X