Rabu, 8 Juli 2026

Baleg DPR Janji Bikin Regulasi Khusus Madrasah dan Sekolah Swasta, PGMM Bogor: Jika Tak Ditepati, Kami Datang Lagi!

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Jumat, 22 Mei 2026 | 08:35 WIB
PGMM Bogor turut serta dalam aksi SIAGA 2026 (ist)
PGMM Bogor turut serta dalam aksi SIAGA 2026 (ist)

PORTALOKA.ID - Ribuan guru madrasah swasta dan sekolah swasta dari berbagai daerah di Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI hingga kawasan Istana Negara, Rabu, 20 Mei 2026.

Dalam aksi bertajuk Silaturahmi Guru Indonesia atau SIAGA 2026 ini, para guru swasta menyuarakan sejumlah tuntutan.

Mereka menuntut pemerintah dan DPR RI segera menghadirkan regulasi khusus yang berpihak pada kesejahteraan guru swasta serta memperbaiki skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dinilai mengancam keberlangsungan sekolah non-negeri.

Salah satu peserta aksi berasal dari Persatuan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Bogor.

Baca Juga: SIAGA 2026: Negara Tidak Boleh Lagi Menutup Mata terhadap Nasib Guru Madrasah dan Sekolah Swasta

Sedikitnya 400 guru madrasah swasta dari Bogor turut bertolak ke Jakarta menggunakan armada bus, mini bus, hingga KRL.

Para peserta aksi menyuarakan keresahan terhadap kebijakan PPPK yang selama ini dinilai menyebabkan banyak guru swasta berpindah ke sekolah negeri setelah lolos seleksi.

Kondisi tersebut membuat sejumlah madrasah dan sekolah swasta kehilangan tenaga pengajar inti.

Sejak pagi, kawasan Senayan dipenuhi rombongan guru dari berbagai daerah. Mereka datang menggunakan bus, elf, hingga kereta rel listrik (KRL), lalu bergantian menyampaikan aspirasi di depan kompleks parlemen.

Baca Juga: Baleg Janjikan Regulasi Khusus Madrasah dan Sekolah Swasta, PGMM Singgung Soal Keberlanjutan

Bagi para peserta aksi, perjuangan ini bukan sekadar soal status kepegawaian, melainkan menyangkut masa depan pendidikan swasta yang selama ini turut menopang layanan pendidikan nasional hingga pelosok daerah.

PGMM Bogor: Negara Harus Hadir untuk Guru Swasta

Usai audiensi bersama DPR RI, Ketua PGMM Kabupaten Bogor, Sopian, menyampaikan bahwa para guru pulang dengan secercah harapan setelah muncul komitmen pembentukan regulasi khusus bagi guru swasta.

“Sejarah telah mencatat bahwa madrasah pertama itu swasta, sekolah pemerintah hadir setelahnya,” ujar Sopian usai aksi di depan Gedung DPR RI.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X