Selasa, 23 Juni 2026

PGMM Cilacap Gelar Peningkatan Kapasitas Guru Madrasah dan RA, Ketum Tedi Malik Beberkan Solusi Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 23 Juni 2026 | 19:36 WIB
PGMM Kabupaten Cilacap sukses menggelar acara Peningkatan Kapasitas Guru RA dan Madrasah (Kemenag Cilacap)
PGMM Kabupaten Cilacap sukses menggelar acara Peningkatan Kapasitas Guru RA dan Madrasah (Kemenag Cilacap)

PORTALOKA.ID - Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Guru RA dan Madrasah PPG Batch 1-3 Tahun 2025, pada Senin, 22 Juni 2026.

Ratusan guru madrasah dan Raudhatul Athfal (RA) antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Acara yang digelar di Hotel Aston Inn Cilacap ini juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cilacap, Aziz Muslim.

Hadir juga Anggota DPR RI Komisi V Novita Wijayanti yang diwakili oleh Anggota DPRD Kabupaten Cilacap, Kiki Anggoro.

Baca Juga: KDM Minta Sekolah Swasta Beri Akses bagi Siswa Tak Mampu, Pemprov Bantu Biaya Pendidikan Murid Rp2,7 Juta

Selain itu, acara tersebut juga dihadiri Ketua Umum PGMM, Tedi Malik. serta penulis dan Founder Yayasan Rumah Kesadaran Indonesia, Nanang Qosim Yusuf.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Cilacap, Aziz Muslim menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil menyelesaikan program Pendidikan Profesi Guru.

Ia mengatakan bahwa sertifikat PPG merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.

“Guru profesional dituntut untuk memiliki integritas, profesionalisme, serta mampu menjadi pribadi yang hebat dan menghebatkan lingkungan, institusi, maupun anak didiknya,” ujar Aziz.

Baca Juga: Rencana PGMM Usulkan Norma Baru di Revisi UU Sisdiknas, Buka Jalan PPPK dan Kesejahteraan Guru Madrasah Swasta

Sementara itu, melalui tayangan video yang diputar panitia, Anggota DPR RI Komisi V Novita Wijayanti menyampaikan peran penting kualitas pendidikan madrasah serta kontribusi guru-gurunya dalam memajukan dunia pendidikan.

“Guru madrasah tidak boleh hanya menguasai ilmu agama saja, melainkan dituntut harus adaptif, berwawasan global, menguasai teknologi, serta memiliki kompetensi pedagogi, kepribadian, sosial, dan profesional yang paripurna,” pesan Novita.

Rangkaian kegiatan turut dimeriahkan dengan launching buku “Merajut Harapan di Senja Senayan”. Buku antologi tersebut merangkum cerita perjuangan guru madrasah Cilacap saat mengunjungi Senayan.

Korelasi Kesejahteraan dengan Kompetensi

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X