PORTALOKA.ID - Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Guru RA dan Madrasah PPG Batch 1-3 Tahun 2025, pada Senin, 22 Juni 2026.
Ratusan guru madrasah dan Raudhatul Athfal (RA) antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Acara yang digelar di Hotel Aston Inn Cilacap ini juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cilacap, Aziz Muslim.
Hadir juga Anggota DPR RI Komisi V Novita Wijayanti yang diwakili oleh Anggota DPRD Kabupaten Cilacap, Kiki Anggoro.
Selain itu, acara tersebut juga dihadiri Ketua Umum PGMM, Tedi Malik. serta penulis dan Founder Yayasan Rumah Kesadaran Indonesia, Nanang Qosim Yusuf.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Cilacap, Aziz Muslim menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil menyelesaikan program Pendidikan Profesi Guru.
Ia mengatakan bahwa sertifikat PPG merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.
“Guru profesional dituntut untuk memiliki integritas, profesionalisme, serta mampu menjadi pribadi yang hebat dan menghebatkan lingkungan, institusi, maupun anak didiknya,” ujar Aziz.
Sementara itu, melalui tayangan video yang diputar panitia, Anggota DPR RI Komisi V Novita Wijayanti menyampaikan peran penting kualitas pendidikan madrasah serta kontribusi guru-gurunya dalam memajukan dunia pendidikan.
“Guru madrasah tidak boleh hanya menguasai ilmu agama saja, melainkan dituntut harus adaptif, berwawasan global, menguasai teknologi, serta memiliki kompetensi pedagogi, kepribadian, sosial, dan profesional yang paripurna,” pesan Novita.
Rangkaian kegiatan turut dimeriahkan dengan launching buku “Merajut Harapan di Senja Senayan”. Buku antologi tersebut merangkum cerita perjuangan guru madrasah Cilacap saat mengunjungi Senayan.
Korelasi Kesejahteraan dengan Kompetensi
Artikel Terkait
Di Balik Kasus Penyiksaan Seorang Wanita di Bandung, Ada Kakak yang Merasa Janggal saat Adiknya Tak Kunjung Pulang
Patah Hati Kakak Lihat Pesan Terakhir Adiknya yang Jadi Korban Aniaya di Bandung: Aa, Aku Sudah Nggak Kayak Dulu
Cetak Rekor, Produksi Beras 2026 Indonesia Naik saat Produksi Dunia Turun
Petugas Damkar di Ciamis Temani Siswa Ambil Rapor, Ceritakan Jerih Payah sang Anak Tanpa Bantuan Orang Tua
Jaga Daya Beli Masyarakat, Harga Eceran Tertinggi Minyakita Rp15.700 per Liter
Gencar Tayangkan Berita Korupsi, Sejumlah Media Mitra Promedia Group Diserang DDos!
Pengakuan Ketua BEM FH UBK Terima Duit usai Bertemu Wapres Gibran, Apa Motif di Baliknya?
Jadi Korban Salah Sasaran, Warga Soreang Mengaku Sempat Dikira Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan di Bandung