Senin, 3 Agustus 2026

5,5 Juta Buku Siap Didistribusikan ke Ribuan Sekolah, Mendikdasmen Beberkan Kriteria Penerima

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 3 Agustus 2026 | 12:37 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu'ti sebut distribusi buku bacaan untuk memperkuat literasi anak (Dinas Pendidikan Kepulauan Riau)
Mendikdasmen Abdul Mu'ti sebut distribusi buku bacaan untuk memperkuat literasi anak (Dinas Pendidikan Kepulauan Riau)

PORTALOKA.ID - Sebanyak 5.538.300 eksemplar buku bacaan bermutu didistribusikan ke ribuan sekolah, Kamis, 31 Juli 2026.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) buku-buku tersebut didistribusikan ke 18.444 SD dan 6.165 SMP di 510 kabupaten/kota pada 38 provinsi.

Langkah ini merupakan salah satu upaya untuk memperluas akses bacaan berkualitas sekaligus memperkuat budaya literasi sebagai fondasi pendidikan bermutu untuk semua.

Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa penguatan literasi dan numerasi merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

Baca Juga: PPK Ormawa SGL PGSD UNNES Hadirkan Pembelajaran Kreatif bagi Anak Melalui Keterampilan Gantungan Kunci dari Barang Bekas

Karena itu, peningkatan minat baca anak menjadi salah satu prioritas yang terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor.

"Kami berusaha dengan segala kemampuan agar minat baca anak dapat ditingkatkan. Bersama mitra, termasuk Pura Barutama dan PT Mars Akbar Mandiri, kami berharap program ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi anak-anak Indonesia," ujar Abdul Mu’ti seperti dikutip pada Senin, 3 Agustus 2026.

Dalam membangun generasi yang unggul di berbagai bidang, Kemendikdasmen menempuh tiga langkah.

Pertama, menumbuhkan kebiasaan membaca (book engagement). Kedua, membangun kecakapan membaca. Ketiga, menjaga ketercukupan bahan bacaan bermutu.

Baca Juga: SDN 2 Imbanagara Raya Ciamis Dukung Pengenalan Robotik pada Jenjang Sekolah Dasar

Sekolah penerima buku-buku ini diprioritaskan adalah mereka yang berdasarkan hasil Asesmen Nasional 2025 masih berada di bawah kompetensi minimum pada aspek literasi serta belum memperoleh bantuan buku pada tahun-tahun sebelumnya.

Dengan demikian, buku hadir di sekolah yang paling membutuhkan dukungan penguatan literasi.

Buku yang dikirim terdiri atas buku bergambar untuk jenjang SD, serta komik dan novelet untuk SMP.

Ragam bacaan ini diharapkan membuat aktivitas membaca menjadi pengalaman yang dekat dengan keseharian anak dan mendorong tumbuhnya kebiasaan membaca.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X