CIAMIS, PORTALOKA.ID - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Ciamis dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Ciamis. Tiga siswa berhasil meraih juara dalam bidang Geografi, Ekonomi, dan Biologi.
Tiga prestasi tersebut masing-masing diraih Laelly Nurnazmi yang berhasil menjadi Juara 1 Geografi, Muhammad Faqih Abdussyukur sebagai Juara 1 Ekonomi, serta Jasmine Raihanum Alawy yang meraih Juara 3 Biologi.
Kepala MAN 1 Ciamis, H. Dayat, S.Pd., M.Si., saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 14 September 2026, menyampaikan apresiasi terhadap capaian para siswa sekaligus peran guru pembimbing yang telah melakukan pendampingan secara intensif.
Menurut H. Dayat, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari perhatian dan pembinaan yang diberikan guru-guru di madrasah, khususnya para guru yang secara langsung membimbing peserta didik menghadapi seleksi OMI 2026
Baca Juga: Kemenag Ciamis Umumkan Pemenang OMI 2026 Tingkat MI, MTs, dan MA, Simak Daftarnya
“Ini juga karena guru-guru di sini yang melaksanakan pembimbingan. Kita lebih menitikberatkan perhatian kepada guru-guru di madrasah yang membimbing,” ujar H. Dayat.
Ia optimistis prestasi tersebut dapat terus berlanjut hingga tingkat yang lebih tinggi. Menurutnya, para siswa yang berhasil dalam seleksi tingkat kabupaten kini menjadi perwakilan Kabupaten Ciamis untuk mengikuti tahapan seleksi di tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Dengan prestasi anak ini, Bapak yakin bisa sampai tingkat provinsi, bahkan tingkat nasional. Kalau tingkat provinsi saya kira sudah,” katanya.
H. Dayat menjelaskan, para juara tingkat kabupaten selanjutnya akan mengikuti seleksi OMI tingkat Provinsi Jawa Barat. Siswa yang berhasil menjadi juara pada masing-masing bidang di tingkat provinsi nantinya berpeluang menjadi wakil Jawa Barat untuk berkompetisi di tingkat nasional.
Baca Juga: Bukan Sekadar Bela Diri, Pekan Pelatihan Silat MA Plus Azzahra Ciamis Jadi Wadah Pendidikan Karakter
Karena itu, pihak madrasah berharap perjuangan para siswa tidak berhenti di tingkat provinsi. Pembinaan akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mereka menghadapi kompetisi berikutnya.
“Mudah-mudahan dari sana ada yang terus mengikuti sampai nasional,” harapnya.
H. Dayat menegaskan, pihak madrasah akan terus memberikan usaha terbaik melalui pembinaan dan pendampingan kepada para siswa. Namun, hasil akhir dari setiap kompetisi tetap ditentukan oleh proses seleksi dan kemampuan peserta didik.
“Usaha kita lakukan dan pada akhirnya nanti yang menentukan,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Revitalisasi SLB Taman Raflesia Cikoneng Ciamis Disambut Positif Pihak Sekolah: Anak-Anak Belajarnya Lebih Nyaman
Kemenag Ciamis Umumkan Pemenang OMI 2026 Tingkat MI, MTs, dan MA, Simak Daftarnya
Cerita Warga Makassar Antre BBM: Datang ke SPBU Sejak Jam 4 Subuh, Baru Terisi saat Siang Hari
Bukan Sekadar Bela Diri, Pekan Pelatihan Silat MA Plus Azzahra Ciamis Jadi Wadah Pendidikan Karakter
Menantang Kepala BGN Rombak Dapur MBG: Kecilkan Dapur, Perluas Kesempatan Rakyat
Di Forum BRICS, Prabowo Tegaskan Indonesia Negara Tangguh, Tak Ingin Didikte Kekuatan Mana pun
Buntut Keracunan MBG, BGN dan Pemkab Pati Lakukan Evaluasi 172 SPPG: Kalau Dapurnya Jelek, Ditutup Permanen!
4 Fakta di Balik Insiden Kecelakaan KM Virgo di Laut Jawa: Hadapi Cuaca Buruk, Ditemukan Terbalik
Profil Suahasil Nazara, Menteri Keuangan yang Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa
Heboh Karnaval Diduga Mirip Ritual Satanik, Pemkab Pekalongan Tuntut Klarifikasi Panitia SKNC 2026