Rabu, 16 September 2026

4 Fakta di Balik Insiden Kecelakaan KM Virgo di Laut Jawa: Hadapi Cuaca Buruk, Ditemukan Terbalik

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 14 September 2026 | 11:26 WIB
Dugaan penyebab tenggelamnya KM Virgo Transport 8 (Ist)
Dugaan penyebab tenggelamnya KM Virgo Transport 8 (Ist)

PORTALOKA.ID - Linimasa media sosial, tengah ramai menyoroti insiden kecelakaan yang dialami kapal feri penumpang KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.

Pada Minggu, 13 September 2026 dini hari, KM Virgo Transport 8 dengan rute perjalanan Surabaya-Banjarmasin itu sempat hilang kontak di perairan tersebut.

Tim SAR dan armada pencarian kapal feri penumpang yang berlayar dari Surabaya itu kemudian ditemukan dalam posisi terbalik, dengan puluhan penumpang yang kemudian dievakuasi.

Menurut laporan di lapangan, pada mulanya kabar ini dikonfirmasi oleh Basarnas, yang mengonfirmasi KM Virgo yang membawa 243 orang sempat melaporkan berlayar menghadapi cuaca buruk lalu hilang kontak.

Baca Juga: Buntut Keracunan MBG, BGN dan Pemkab Pati Lakukan Evaluasi 172 SPPG: Kalau Dapurnya Jelek, Ditutup Permanen!

Hal tersebut diungkap Kabasarnas, Marsdya TNI Mohammad Syafii dalam keterangannya, pada hari yang sama.

"Dilaporkan info awal operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 hilang kontak di Laut Jawa, Provinsi Kalimantan Selatan," ungkap Syafii.

Lantas, bagaimana sebenarnya kondisi kapal saat itu dan apa saja faktor penyebab terbaliknya KM Virgo di Laut Jawa? Mari telusuri.

Hadapi Cuaca Buruk, Hilang Kontak

Kabasarnas menyebut, jarak tempuh KM Virgo sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin, dengan waktu tempuh sekitar 5 jam.

Baca Juga: Di Forum BRICS, Prabowo Tegaskan Indonesia Negara Tangguh, Tak Ingin Didikte Kekuatan Mana pun

Pukul 01.00 WIB, KM Virgo melaporkan menghadapi cuaca buruk dan selanjutnya terjadi hilang kontak.

Kemudian, Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan 1 tim menuju Dermaga SAR Basirih dan berangkat menuju titik terakhir kapal, pada Pukul 04.30 WIB.

"Basarnas Command Center (BCC) telah mengirimkan broadcast radio ke seluruh saluran di kawasan dan mengirimkan peta prediksi digital untuk dasar pelaksanaan SAR," demikian menurut laporan Basarnas.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X