Rabu, 16 September 2026

Dugaan Keracunan MBG di Pariaman Sumbar, SPPG Sebut Sekolah Tak Cek Makanan Sebelum Dibagikan ke Siswa

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 15 September 2026 | 14:47 WIB
Kasus dugaan keracunan MBG karena menu ayam tepung di MTsN1 Kota Pariaman, Sumatera Barat. (Threads/zumaahmad9)
Kasus dugaan keracunan MBG karena menu ayam tepung di MTsN1 Kota Pariaman, Sumatera Barat. (Threads/zumaahmad9)

PORTALOKA.ID - Kasus dugaan siswa keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di wilayah Sumatera Barat.

Sejumlah siswa dari MTsN 1 Kota Pariaman, Sumatera Barat dilarikan ke rumah sakit setelah menunjukkan gejala keracunan setelah makan MBG pada Senin, 14 September 2026.

Setidaknya, sebanyak 83 siswa dibawa ke RSUD Muhammad Yamin dan 59 siswa lainnya dibawa ke RSUD Sadikin Pariaman.

Para siswa tersebut mengeluhkan mual, pusing, dan nyeri pada bagian perut setelah makan MBG.

Baca Juga: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama TP PKK Ciamis Gelar Gerakan Pangan Murah dan Sosialisasi Belanja Bijak

Menu MBG yang Dikonsumsi dan Kronologi Dugaan Keracunan

MBG di MTsN 1 Kota Pariaman didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Pauh dengan menu pada hari tersebut adalah ayam fillet goreng tepung dengan saus lada hitam, tahu goreng, tumis kacang panjang dan jagung, serta buah melon.

Para siswa mulai mengonsumsi makanan tersebut sekitar pukul 10.00 WIB saat jam istirahat.

Namun, tak lama dari waktu tersebut, sekitar pukul 11.30 WIB, sejumlah siswa mulai merasakan mual, muntah, pusing hebat, dan sakit perut.

Setelah mulai banyak yang mengeluhkan gejala serupa, pihak sekolah kemudian melarikan para siswa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Baca Juga: BPOM Ikut Soroti Maraknya Kasus Keracunan MBG, Dari Proses Memasak hingga Distribusi

Diduga dari Menu Ayam, Uji Sampel Makanan Dilakukan

Kepala Sekolah MTsN 1 Kota Pariaman, Tarmizi, membeberkan bahwa penyebab keracunan diduga berasal dari menu ayam tepung yang dibagikan.

“Laporan dari murid, aromanya sudah tidak baik. Saat itu siswa sudah mulai mengonsumsi makan MBG,” ujar Tarmizi kepada awak media pada Senin, 14 September 2026.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X