Guru kemudian menanyakan kondisi ayam yang dikonsumsi dan mengaku kalau sudah berbau tak sedap.
Mengenai laporan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Pariaman telah telah mengambil sampel makanan dari sisa ompreng siswa dan dari dapur SPPG.
Baca Juga: Manajer Sudah Direkrut, Gedung Sudah Dibangun, Kapan Kopdes Merah Putih Mulai Berbisnis?
“Dari Dinas Kesehatan ada ke dapur MBG juga sudah datang mengambil sampelnya. Pengambilan sampel dilakukan terhadap seluruh makanan yang terdapat dalam satu ompreng MBG,” kata Plt Kepala Dinkes Kota Pariaman, Rudy Repenaldi dalam keterangannya, Senin, 14 September 2026.
Hasil uji laboratorium ini nantinya akan segera dilaporkan secara resmi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai instansi penanggung jawab program.
SPPG Pasir Pauh Buka Suara
Menanggapi insiden dugaan keracunan MBG di MTsN 1 Kota Pariaman, Kepala SPPG Pasir Pauh Mutiara Ihsani menyebut bahwa pihak sekolah tidak melakukan pemeriksaan pada makanan sebelum dibagikan kepada siswa.
“Cuma PIC dari MTsN 1 Kota Pariaman tidak melakukan uji organoleptik. Mereka tidak mencoba omprengan untuk guru,” ujar Mutiara.
Menurutnya, uji organoleptik harus dilakukan karena menjadi bagian alur koordinasi SPPG dengan penerima manfaat.
“Makanan untuk MTsN 1 Kota Pariaman dimasak sekitar pukul 03.00 WIB. Makanan kemudian didistribusikan sekitar pukul 09.20 WIB. Kami baru mendapat informasi mengenai adanya siswa yang mengalami gangguan kesehatan sekitar pukul 13.00 WIB,” jelasnya.
Lebih lanjut, Mutiara menyebut bahwa dugaan keracunan dilaporkan terjadi di MTsN 1 Kota Pariaman, sedangkan dari sekolah lain tidak ada kejadian serupa.
“Laporan gangguan kesehatan baru berasal dari MTsN 1 Kota Pariaman. Belum ada laporan serupa dari kelompok penerima manfaat lainnya,” tegasnya.
Adapun operasional SPPG Pasir Pauh dihentikan sementara oleh Pemko Pariaman penyelidikan penyebab dugaan keracunan.***
Artikel Terkait
Puskesmas Cikoneng Buka Suara soal Pasien Meninggal Dunia Diduga Akibat Digigit Ular
Prabowo Tiba di New Delhi, Siap Perkuat Peran Indonesia di KTT ke-18 BRICS
Gaji Layak Manajer Koperasi: Berbasis Jabatan atau Kompetensi?
Revitalisasi SLB Taman Raflesia Cikoneng Ciamis Disambut Positif Pihak Sekolah: Anak-Anak Belajarnya Lebih Nyaman
Kemenag Ciamis Umumkan Pemenang OMI 2026 Tingkat MI, MTs, dan MA, Simak Daftarnya
Cerita Warga Makassar Antre BBM: Datang ke SPBU Sejak Jam 4 Subuh, Baru Terisi saat Siang Hari
Bukan Sekadar Bela Diri, Pekan Pelatihan Silat MA Plus Azzahra Ciamis Jadi Wadah Pendidikan Karakter
Menantang Kepala BGN Rombak Dapur MBG: Kecilkan Dapur, Perluas Kesempatan Rakyat
Di Forum BRICS, Prabowo Tegaskan Indonesia Negara Tangguh, Tak Ingin Didikte Kekuatan Mana pun
Buntut Keracunan MBG, BGN dan Pemkab Pati Lakukan Evaluasi 172 SPPG: Kalau Dapurnya Jelek, Ditutup Permanen!