PORTALOKA.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) serta wilayah dengan angka stunting yang tinggi menjadi prioritas.
BGN melakukan berbagai upaya untuk memperluas program MBG khususnya ke wilayah 3T dan angka stunting tinggi.
Upaya tersebut salah satunya dengan mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari penerima manfaat MBG.
Baca Juga: Pengakuan Orang Tua di Pati, Anaknya Alami Mual-Muntah hingga Mimisan Usai Diduga Keracunan MBG
Ribuan satuan pendidikan tersebut merupakan sekolah-sekolah bertaraf internasional dan telah mandiri secara finansial tanpa bergantung pada Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Kepala BGN, Sudaryono mengatakan perluasan layanan dilakukan secara bertahap berdasarkan prioritas wilayah dan hasil pemetaan satuan pendidikan yang belum mendapatkan layanan MBG.
"Prioritas kami tentu saja adalah sekolah-sekolah atau satuan pendidikan yang berada di wilayah 3T, terdepan, terluar, dan tertinggal, serta wilayah-wilayah lain yang angka stuntingnya tinggi dan tinggi sekali,” ujar Sudaryono, dikutip Sabtu, 12 September 2026.
Ia mencontohkan Maluku dan Papua sebagai salah satu wilayah yang menjadi perhatian dalam perluasan layanan MBG.
Baca Juga: Update Korban Dugaan Keracunan MBG Kedaluwarsa di Gembong Pati: 154 Siswa Dirawat Jalan
Berdasarkan pendataan BGN, masih terdapat sekitar 15.000 satuan pendidikan di kedua wilayah tersebut yang belum terlayani program MBG.
“Contoh saja misalnya di Maluku dan di Papua, ada sekitar 15.000 satuan pendidikan yang belum terlayani. Tentu saja wilayah-wilayah seperti di Maluku dan Papua ini menjadi prioritas, ditambah dengan wilayah-wilayah lain yang angka stuntingnya tinggi dan wilayah-wilayah 3T lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Untuk mendukung perluasan tersebut, BGN akan membuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah-wilayah yang telah ditetapkan sebagai prioritas.
Pembukaan SPPG tidak dilakukan secara serentak, melainkan melalui tahapan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kesiapan masing-masing wilayah.
Artikel Terkait
OMI 2026 Ciamis Berlangsung Ketat, 1.263 Peserta Bersaing Memperebutkan Tiket Menuju Tingkat Provinsi Jawa Barat
Jangan Ada Lagi Kontrak! DPR Sodorkan Solusi Anggaran Pengangkatan Guru PPPK jadi PNS, Salah Satunya Pangkas Anggaran MBG
5 Jurnalis Dilaporkan Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Diterjunkan hingga Kerahkan Alutsista
BRI Multiguna Pre-Approved Solusi Kebutuhan Dana Anda, Mudah dan Cepat, Simak Cara Pengajuannya
Banyak Kasus Keracunan MBG Tapi Tak Ada Proses Hukum pada SPPG, Mahfud MD: Padahal Jelas Membahayakan Nyawa
Milangkala ke-17 Gong Perdamaian Dunia, Bupati Ciamis Cetuskan Visi Besar Angkat Nilai Diplomasi Ciamis ke Tingkat Internasional
Ratusan Siswa di Pati Diduga Keracunan MBG Basi, Makanan Dilaporkan Berasal dari SPPG Gembong 1
Polres Ciamis Jadikan Haornas ke-43 Momentum Bangun Budaya Hidup Sehat Personel
Lepas Kontingen Asian Games 2026, Prabowo Berpesan para Atlet Berikan Performa Terbaik
Prabowo Janji Beri Bonus Rp3 Miliar bagi Atlet Peraih Medali Emas Asian Games 2026