Kamis, 4 Juni 2026

Di Hadapan Para Rektor, Sekjen Kemenag Kembali Menyinggung Soal Guru Madrasah

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Sabtu, 7 Februari 2026 | 13:19 WIB
Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin kembali menyoroti persoalan guru madrasah (Kemenag RI)
Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin kembali menyoroti persoalan guru madrasah (Kemenag RI)

PORTALOKA.ID - Persoalan guru madrasah mendapat perhatian serius dari Kementerian Agama (Kemenag).

Mulai dari Menteri Agama (Menag), Wakil Menteri Agama (Wamenag) hingga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag terus menyoroti persoalan guru madrasah.

Kekinian, Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin kembali membahas soal guru madrasah di hadapan para rektor.

Sekjen Kemenag menegaskan komitmen Kemenag untuk menyelesaikan persoalan guru madrasah secara bertahap hingga tuntas.

Baca Juga: Update Bantuan Insentif dan BSU Guru 2026: Nominal, Syarat dan Batas Akhir Aktivasi Rekening

Menurutnya, penguatan tata kelola dan peningkatan kesejahteraan guru merupakan kunci menjaga mutu pendidikan keagamaan di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan dalam Seminar Peningkatan Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Madrasah di Kampus UIN Sunan Ampel (UINSA) Ahmad Yani, Surabaya, Jumat, 6 Februari 2026.

“Guru harus menjadi perhatian dan perjuangan kita bersama. Jika guru sejahtera, maka mutu pendidikan madrasah akan meningkat dan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Kamaruddin Amin.

Ia menekankan bahwa guru madrasah merupakan elemen kunci dalam ekosistem pendidikan nasional.

Baca Juga: Begini Respons Menteri Agama Terkait Usulan Guru Madrasah Swasta Diangkat jadi PPPK

Reformasi pendidikan, kata dia, tidak dapat dilepaskan dari peran guru yang profesional, sejahtera, dan terlindungi secara kebijakan.

“Guru adalah bagian ekosistem terpenting dalam mata rantai pendidikan Indonesia. Kualitas pendidikan bangsa ini sangat ditentukan oleh kualitas guru,” tegasnya.

Sekjen menjelaskan, peningkatan tata kelola madrasah harus berjalan seiring dengan upaya peningkatan kesejahteraan guru.

Tata kelola yang kuat, lanjutnya, akan membangun sistem pendidikan yang lebih adil, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X