Sebagai bentuk tindak lanjut dan penguatan hasil pelatihan, para peserta juga mendapatkan buku saku yang berisi panduan praktis identifikasi dan stimulasi tumbuh kembang anak usia dini dengan gangguan perkembangan.
Melalui kegiatan ini, Tim P2AD UMS berharap terjalin sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan lembaga PAUD ‘Aisyiyah dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal dan inklusif. ***
Artikel Terkait
Kawal RUU Sisdiknas, PGSI Usul Agar Guru Indonesia Otomatis Diangkat jadi PNS
Guru Madrasah Swasta Sangat Ingin Bertemu Presiden Prabowo: Sesulit Itukah Kami Bisa Bertemu Bapak?
Raport Digital Madrasah Tingkat RA Diberlakukan, Ratusan Guru RA di Ciamis Ikuti Sosialisasi dan Pendampingan
Siap-siap! Kemenag akan Bagi-bagi BSU untuk Guru Non ASN, Totalnya Rp270 Miliar
Pelantikan PPPK Paruh Waktu Jawa Tengah Terbanyak se-Indonesia, Ada Guru hingga Tenaga Teknis, TMT Mulai 1 Januari 2026
1.178 Guru PAUD Non ASN Terima Tambahan Kesejahteraan Tahun 2025 dari Pemkab Sragen, Total Rp 520 Juta
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Angkat 13.111 PPPK Paruh Waktu, Para Guru Bahagia Semangat Wujudkan Indonesia Emas
BSU Guru Madrasah Rp600.000 Segera Cair, Ketahui Mekanisme Penyalurannya
Perjuangan Berlanjut! Guru Madrasah Swasta dan Guru Sekolah Swasta Gelar Pertemuan dengan Ketua Umum KSPSI, Ini Hasilnya
Bobby Nasution Serahkan 11.625 SK PPPK Paruh Waktu Sumut, Mayoritas Tenaga Guru, Intip Kisaran Gaji Paruh Waktu 2026