PORTALOKA.ID - Kementerian Agama (Kemenag) tengah melakukan pembenahan tata kelola guru madrasah.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui jumlah guru, status kepegawaian, persebaran serta kebutuhan tenaga pendidik di setiap daerah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i saat memberikan materi pada Muktamar XXIII Al-Washliyah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis, 9 Juli 2026.
Menurut Wamenag, saat ini tercatat sekitar 639.000 guru di bawah naungan Kemenag masih berstatus non Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Data yang valid diperlukan sebagai dasar penyiapan kebijakan dan penentuan prioritas terhadap para guru tersebut.
Dikatakan Romo, pendaftaran guru baru harus mengikuti skema yang ditetapkan oleh Kemenag.
“Kita mau pendaftaran guru baru itu harus benar-benar mengikuti skema yang dibuat oleh Kementerian Agama, agar kita bisa mengetahui secara tepat jumlah guru yang ada dan kebutuhannya,” ujar Wamenag.
Kementerian Agama juga menyiapkan tim untuk melakukan sosialisasi langsung ke daerah.
Baca Juga: Legislator Jamin Pemerintah Beri Sinyal Positif bagi Kesejahteraan Guru PPPK Paruh Waktu
Langkah ini dilakukan agar pendataan madrasah dan guru tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi dapat menggambarkan kondisi serta kebutuhan setiap wilayah secara lebih akurat.
Wamenag menilai, pendirian madrasah dan penambahan guru perlu mengikuti sistem pendataan yang tertata.
Dengan demikian, pemerintah dapat memantau perkembangan jumlah satuan pendidikan dan menyesuaikannya dengan kebutuhan tenaga pendidik.***
Artikel Terkait
Sebut Jemaah Haji Lansia Merepotkan, Ketua KBIHU Jabar Disemprot DPR: Cabut Istilah Itu!
Update Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta: Satpam dan Petugas Kebersihan jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasannya
Diundang Podcast Denny Sumargo, Keluarga Santri Korban Pembakaran di Lombok Tengah Dicegat Polisi di Bandara
Tari Rama Shinta dan Gamelan Sambut Prabowo dan PM Modi di Candi Prambanan
Update Kasus Korupsi Batu Bara: 12 Lokasi Digeledah, Ada Temuan Brankas Berisi Emas-Uang yang Capai Miliaran
Rekam Jejak Jampidsus Febrie Adriansyah yang Rumahnya Dijaga TNI: Pernah Tangani Kasus Korupsi Jiwasraya hingga Asabri
Tokoh Masyarakat Baregbeg Minta SPPG Berdayakan UMKM Lokal untuk Bahan Baku Program MBG
Penemuan Emas 74 Kg di Brankas Rumah Sentul, Ahli Kunci Sebut Pengamanan Canggih dan Berlapis Baja
Ruko di Cipete jadi Lokasi Penggeledahan ke-13, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer