Kebijakan pengangkatan pegawai SPPG menjadi PPPK menuai reaksi dari sejumlah pihak.
Di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, ribuan guru madrasah swasta dan sekolah swasta yang berstatus honorer turun ke jalan.
Mereka mengkritisi kebijakan pemerintah yang belum berpihak pada guru madrasah dan sekolah swasta.
Sekretaris Pimpinan Daerah Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Kota Tasikmalaya Arif Ripandi mengatakan, pihaknya merasa sangat miris karena hingga kini sekitar 2.900 guru madrasah dari RA hingga Madrasah Aliyah (MA) yang sudah mengabdi puluhan tahun dikalahkan oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang baru berjalan selama enam bulan.
"Gerakan guru madrasah dan sekolah swasta di Kota Tasikmalaya hari ini menjadi pemantik kontrol kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat melalui instruksi presiden yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis," ujar Arif, Senin, 26 Januari 2026.
Padahal, menurut Arif, seharusnya yang harus menjadi prioritas pengangkatan PPPK adalah guru untuk menyetarakan kesejahteraannya.
"Bayangkan, puluhan tahun guru madrasah mengabdi, hanya dibayar Rp300 hingga Rp500 per bulan. Sementara insentif petugas SPPG yang baru 6 bulan sudah sangat signifikan. Di mana rasa keadilannya?" tanya dia.
Arif menegaskah, para guru madrasah dan sekolah swasta tidak mempermasalahkan dan menolak program MBG, namun menyesalkan pemerintah yang lebih memprioritaskan untuk mengangkat pegawai SPPG menjadi PPPK.
"Ini sangat menyakitkan bagi kami sebagai tindakan diskriminatif yang dilakukan. Penguasa saat ini," ungkapnya.***
Artikel Terkait
Kapolresta Sleman Kena Semprot DPR Buntut Kasus Suami Jadi Tersangka usai Lawan Penjambret, Keliru Jabarkan Isi Pasal KUHP
3 Resep Makanan Enak yang Cara Bikinnya Simpel dan Cepat, Cocok untuk Menu Makan Sahur Puasa Ramadhan 2026
Secercah Harapan bagi Guru Madrasah, DPR Setujui Usul Tambahan Anggaran Kemenag Sebesar Rp27 Triliun untuk Kesejahteraan Guru
Kecelakaan Karambol 6 Kendaraan di Jalan Magelang Sleman Yogyakarta, 4 Orang Terluka
Geger Penemuan Mayat Pria Jaktim di Gumuk Pasir Bantul Yogyakarta, Alami Luka Pada Wajah dan Leher
Detik-Detik Pikap Muatan Gula Pecah Ban Tabrak Daihatsu Xenia dan Truk Boks di Jogonalan Dekat Exit Tol Prambanan Klaten, 1 Orang Tewas
Hanjuang Bodas: Pohon Sakral Kerajaan Pajajaran Moksa Bersama Prabu Siliwangi