Kamis, 2 Juli 2026

Siap-Siap Merapat! Pemprov Jateng Ajukan 1.000 Formasi CPNS 2026, Sektor Ini jadi Prioritas

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Kamis, 2 Juli 2026 | 10:40 WIB
Ilustrasi - Pemprov Jateng usulkan 1.000 formasi CPNS 2026 (AI ChatGPT - Portaloka.id)
Ilustrasi - Pemprov Jateng usulkan 1.000 formasi CPNS 2026 (AI ChatGPT - Portaloka.id)

PORTALOKA.ID - Kabar gembira bagi masyarakat yang sudah menantikan kabar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membawa angin segar bagi yang ingin menjadi PNS.

Pemprov Jateng mengusulkan sekitar 1.000 formasi CPNS 2026.

Ini tentu menjadi kesempatan yang baik bagi yang ingin mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga: Mendagri Sodorkan 3 Solusi Strategis Agar PPPK Tak Diberhentikan di Tengah Pembatasan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen

Adapun formasi yang diusulkan Pemprov Jateng pada CPNS 2026 mayoritas untuk tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis dan perawat, yang hingga kini masih sangat dibutuhkan.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan kebutuhan tenaga kesehatan di Jawa Tengah masih tinggi, seiring meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Yang diajukan tahun ini sekitar 1.000 formasi, mayoritas tenaga kesehatan,” ujar Sumarno, dikutip Kamis, 2 Juli 2026.

Meski demikian, pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan tersebut masih bergantung pada kebijakan dan persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Baca Juga: Potret Perjuangan Mantri Perempuan BRI, Rela Terjang Ombak dari Pulau ke Pulau Demi Menjaga Akses Keuangan di Wilayah Kepulauan Sulawesi Tengah

Menurutnya, selama ini, usulan formasi yang diajukan pemerintah daerah tidak selalu dapat dipenuhi oleh pemerintah pusat.

Menurut Sumarno, hampir seluruh sektor pelayanan publik di lingkungan Pemprov Jawa Tengah masih membutuhkan tambahan pegawai.

Namun, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama, mengingat tingginya kebutuhan layanan masyarakat.

Selain kekurangan tenaga perawat, Jawa Tengah juga masih menghadapi keterbatasan jumlah dokter spesialis, terutama yang bertugas di rumah sakit daerah.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X