Selain itu, Sudarsono juga menyinggung soal kondisi keuangan daerah. Ia menjelaskan, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Banjar mengalami penurunan dari Rp870 miliar menjadi Rp718 miliar. Kondisi tersebut terjadi di tengah pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp168 miliar.
“Kita terus berupaya membangun Kota Banjar dengan kemampuan anggaran yang ada. Tidak bisa semuanya dilakukan sekaligus, sehingga harus bertahap dan sesuai prioritas,” kata Sudarsono.
“Begitu saya dilantik bersama Pak Wakil, anggaran TKD sudah dipotong Rp168 miliar,” tambahnya.***