Senin, 12 Oktober 2026

Herdiat Sentil Strategi Pelatih Usai PSGC Ciamis Tumbang, Formasi dan Posisi Pemain Dievaluasi

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 12 Oktober 2026 | 10:18 WIB
PSGC Ciamis menelan kekalahan dalam laga melawan Adhyaksa FC di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi (Ist)
PSGC Ciamis menelan kekalahan dalam laga melawan Adhyaksa FC di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi (Ist)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, melontarkan kritik tajam terhadap keputusan taktik tim pelatih setelah Laskar Singacala meraih hasil mengecewakan dalam laga tandang melawan Adhyaksa FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Perombakan komposisi pemain dan eksperimen formasi menjadi sorotan, menyusul permainan tim yang dinilai kehilangan koordinasi dan komunikasi di lapangan.

Tak hanya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan suporter, Herdiat juga menegaskan bahwa kekalahan tersebut harus menjadi peringatan serius bagi jajaran pelatih dan manajemen.

Evaluasi menyeluruh dinilai mendesak dilakukan agar kesalahan serupa tidak kembali terulang pada pertandingan berikutnya.

Baca Juga: 2 Siswa Madrasah Ciamis Lolos ke OMI 2026 Tingkat Nasional, Kemenag Sampaikan Apresiasi

“Pertama saya sampaikan mohon maaf pada masyarakat. Tentu kekalahan ini jadi cambuk untuk kita semua,” ujar Herdiat Sunarya.

Herdiat menilai, perubahan komposisi pemain dan penerapan formasi baru seharusnya dipertimbangkan secara matang, bukan justru menjadi eksperimen yang berisiko ketika menghadapi pertandingan penting.

Menurutnya, kekuatan lawan tidak boleh diremehkan, terlebih jika perubahan taktik berpotensi mengganggu keseimbangan permainan tim.

“Jangan anggap enteng lawan hingga berani mencoba posisi dan formasi baru. Sehingga akibatnya koordinasi dan komunikasi antar pemain hampir tidak terlihat sama sekali di lapangan,” tegasnya.

Baca Juga: Tembus Lebih dari 100 Mahasiswa, Dirjen Pendis Kemenag Puji Matrikulasi S2 INU Ciamis, Tekankan Pentingnya Peran Lulusan Magister

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa persoalan PSGC bukan semata-mata hasil akhir pertandingan, tetapi juga menyangkut ketepatan pengambilan keputusan taktis. Ketika pemain tidak ditempatkan pada posisi idealnya, koordinasi tim berisiko terganggu dan skema permainan yang telah dibangun sebelumnya sulit berjalan efektif.

Menjelang laga kandang berikutnya, Herdiat meminta jajaran pelatih tidak menganggap kekalahan ini sebagai hasil buruk biasa. Penentuan daftar pemain, susunan starter, hingga penempatan pemain di lapangan harus menjadi bagian utama evaluasi.

Ia secara khusus menyoroti adanya pemain yang tidak dimainkan pada posisi aslinya. Kondisi tersebut, menurutnya, turut memengaruhi jalannya permainan PSGC dalam laga tandang tersebut.

“Ini dijadikan pembelajaran. Terutama evaluasi pada posisi pemain. Karena kemarin kacaunya terjadi lantaran ada pemain yang tidak dimainkan pada posisi aslinya,” jelasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Arman Odie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X