berita

PMII Geruduk Kantor Wali Kota Banjar, Minta Prioritaskan Pelayanan Dasar Masyarakat Daripada Beli Mobil Pejabat

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:37 WIB
Aktivis mahasiswa PMII menggelar unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Banjar, Jawa Barat (Portaloka.id/Arman)

BANJAR, PORTALOKA.ID - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Senin siang, 12 Oktober 2026.

Kedatangan ratusan aktivis PMII tersebut meminta agar pemerintah lebih memprioritaskan pelayanan dasar masyarakat ketimbang mengalokasikan anggaran untuk fasilitas pejabat.

Para mahasiswa menyoroti pelayanan kesehatan di rumah sakit hingga pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.

Mereka juga meminta agar Pemkot Banjar lebih memprioritaskan armada pemadam kebakaran yang kerap mogok daripada membeli mobil dinas pejabat.

Baca Juga: Pemasangan Spanduk Pendampingan Kejagung RI pada Proyek Revitalisasi Sekolah Kota Banjar Disoal

Aktivis PMII Kota Banjar, Roufurohim, menilai pemerintah perlu memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya sebatas di atas kertas.

“Kami membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar dokumen atau program di atas kertas. Ketika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan bantuan ekonomi, pemerintah harus hadir memberikan perlindungan dan pengayoman,” ujar Roufurohim.

Dia juga menyinggung persoalan mobil dinas kepala daerah yang sempat mengalami mogok. Menurutnya, kejadian tersebut perlu menjadi bahan evaluasi dalam menentukan kebutuhan yang harus didahulukan oleh pemerintah.

Ia menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal, terutama ketika warga menghadapi kondisi darurat, seperti kebakaran yang membutuhkan penanganan cepat.

Baca Juga: Kenalkan Program Pembinaan dan Ketahanan Pangan kepada Pelajar, Lapas Banjar Gelar Edu Explore

Senada dengan itu, aktivis PMII lainnya, Zainudin Firai juga menyinggung soal mobil pemadam kebakaran yang kerap mogok.

Ia meminta Wali Kota memprioritaskan armada pemadam kebakaran dari pada pengadaan kendaraan dinas.

“Yang perlu kita tegaskan hari ini pemerintah harus berpihak kepada rakyat. Jangan hanya mengurusi mobil dinas,” ujarnya.

Ketua PMII Kota Banjar, Joni Setiawan, menyampaikan bahwa mahasiswa membawa tiga tuntutan utama dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini