Aksi Nasional dari Berbagai Daerah
Secara nasional, peserta aksi datang dari puluhan daerah seperti Sukabumi, Bogor, Cianjur, Tasikmalaya, Bandung, Majalengka, Subang, Cirebon, Tangerang, Banten, Magelang, Indramayu, Garut, Sumedang, Cilacap, Brebes, Banyumas hingga wilayah luar Pulau Jawa seperti Bima, Way Kanan Lampung, dan Polewali Mandar.
Sebagian besar datang menggunakan rombongan bus, sementara peserta dari wilayah Jabodetabek banyak yang memilih menggunakan KRL.
Bagi para guru, perjalanan panjang serta aksi di bawah terik matahari hingga hujan dianggap sepadan demi memastikan sekolah swasta dan madrasah tidak kehilangan masa depan akibat kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada mereka.
Mereka berharap perjuangan tersebut dapat menghasilkan kebijakan nyata yang mampu menjaga keberlangsungan sekolah swasta sekaligus meningkatkan kesejahteraan para guru madrasah dan sekolah nonnegeri di seluruh Indonesia.***