PORTALOKA.ID - Transformasi pendidikan digital di Indonesia mendapat sorotan dunia.
Penggunaan papan tulis interaktif atau Interactive Flat Panel (IFP) secara masif di ruang kelas dinilai sebagai langkah nyata dalam mendorong sistem pembelajaran yang lebih modern, adaptif, dan inklusif.
Sorotan itu datang dari platform media, Global South World. Melalui akun Instagram resminya, platform ini mengunggah video yang memperlihatkan antusiasme siswa dalam menggunakan teknologi IFP di ruang kelas.
Proses belajar mengajar terlihat lebih hidup dan interaktif, dengan siswa aktif terlibat dalam memahami materi pelajaran.
Baca Juga: 10 SMA Negeri Terbaik di Bandung Berdasarkan Jumlah Kelulusan SNBP 2026, Cek Daftarnya DI SINI!
Sejumlah siswa mengaku lebih mudah mencerna pelajaran dibandingkan dengan metode ceramah konvensional.
“Lebih gampang dicerna aja di otak kita sih kak,” ujar seorang siswa. “Terus kita jadi bosen gitu ngeliat papan tulis yang putih doang,” tambah siswi lainnya.
Dalam unggahannya, Global South World mencatat bahwa sekitar 288.000 layar interaktif telah digunakan di seluruh Indonesia, menggantikan papan tulis konvensional.
Teknologi ini memungkinkan guru menyampaikan materi dengan ragam visual yang lebih luas, sehingga mampu meningkatkan keterlibatan dan perhatian siswa dalam proses belajar.
Baca Juga: Link Simulai TKA SD dan SMP untuk Persiapan Hadapi Tes Kemampuan Akademik
Program ini juga disebut telah menjangkau sedikitnya 21 juta siswa hingga November 2025, dengan dukungan pelatihan kepada lebih dari 55.000 guru.
Kehadiran teknologi ini tidak hanya memperkaya metode pengajaran, tetapi juga memperkuat peran guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan efektif.
Lebih jauh, penggunaan IFP juga mendorong siswa untuk mengembangkan minat dan kemampuan pada mata pelajaran yang mereka sukai.
Sejumlah siswa mengaku lebih menikmati pelajaran informatika, sementara yang lain merasakan pembelajaran matematika menjadi lebih menarik.
Artikel Terkait
ASN Kementerian Agama Bakal WFH Sehari dalam Seminggu, Ini Pesan Tegas Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin
Nasib PPPK di Ujung Tanduk, Pemerintah Daerah Tak Perpanjang Kontrak Imbas Pembatasan Belanja Pegawai
Tak Hanya ASN, Perusahaan Swasta juga Diminta Ikut WFH Mulai 1 April
ASN Wajib WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Anggaran hingga Rp6,2 Triliun
Pemerintah Umumkan 8 Transformasi Budaya Kerja dan Gerakan Hemat Energi, Salah Satunya WFH bagi ASN dan Swasta
Perusahaan Swasta hingga BUMN Diminta Terapkan WFH Seminggu Sekali, Apakah Kurangi Jatah Cuti Karyawan?
WFH Mulai Diterapkan Awal April, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Kegiatan Belajar Daring bagi Siswa SD-SMA
Bukan Antar Omreng MBG, Mobil SPPG Ini Justru Diduga Jemput Penumpang hingga Dipakai Berwisata di Lombok
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Diserahkan ke Perusahaan Masing-masing, Tak Harus Jumat
10 Ribu Guru Madrasah Lulusan PPG 2025 Belum Terima TPG, Begini Kata Kemenag Jateng