Kamis, 4 Juni 2026

Serial Kanjeng Sunan - Bagian 5: Perang Gaib yang Tak Usai

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Rabu, 4 Februari 2026 | 20:05 WIB
Ilustrasi - Kanjeng Sunan memberi tugas kepada Banu Kerti melawan makhluk gaib jahat (Portaloka.id)
Ilustrasi - Kanjeng Sunan memberi tugas kepada Banu Kerti melawan makhluk gaib jahat (Portaloka.id)

Pembaca yang budiman, di rubrik Lokacarita akan kami tampilkan serial cerpen Kanjeng Sunan yang berlatar belakang Kerajaan masa lalu. Kanjeng Sunan adalah sosok Waliyullah sosok yang mewakili ajaran langit dan bersentuhan dengan budaya Nusantara. Yuks kita ikuti kisahnya.

 

PORTALOKA.ID - Perjalanan dakwah Kanjeng Sunan sungguh tidak mudah. Dia bukan hanya diganggu manusia yang terusik, tapi juga bangsa gaib yang terlalu enak saat sebelum ada Islam.

Ritual pemanggilan gaib merupakan hal biasa. Saat itu santet dan teluh berkembang. Kematian-kematian aneh sudah lumrah. Tak ada yang berani menentang dan melawan kejahatan dukun dan paranormal.

Malam ini Kanjeng Sunan resmi mengangkat Banu Kerti sebagai khodam gaib yang ditugaskan untuk melawan gaib-gaib sesat yang digunakan para dukun.

Ini malam pertama tugas Banu Kerti, setelah beberapa bulan diajari kehidupan manusia oleh Kanjeng Sunan.

Baca Juga: Serial Kanjeng Sunan - Bagian 3: Iman Mulai Tumbuh di Puing Pajajaran

"Aku beri nama kamu Banu Kerti, kamu bukan sekadar gaib, tapi gaib yang mampu menyampaikan ilmu. Lawan para gaib sesat dan rangkul manusia yang tertarik dengan cahaya Islam," ujar Kanjeng Sunan saat menyampaikan tugas ke Banu Kerti.

Banu Kerti menurut catatan kuno adalah makhluk gaib yang lebih tua, jauh sebelum jin lahir.

Mereka disebut Banu Jaan nama spesiesnya. Mereka ada yang beriman dan kafir, tergantung siapa menjadi majikannya.

Sejak ditugaskan di Kampung Cimaung, angka kematian manusia berkurang drastis.

Baca Juga: Serial Kanjeng Sunan - Bagian 4: Banu Kerti Gaib Khodam Kanjeng Sunan

Tidak ada lagi manusia yang dikorbankan untuk tumbal. Sisa-sisa tradisi kanibal yang makan daging manusia juga hilang.

"Wah ngeri sekali cerita gaib Banu Kerti, Kanjeng Sunan?," ujar Dodo membuka obrolan.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Misalin: Kala Angin Syaban Menyapa dan Jiwa Berubah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:12 WIB

Nyepuh: Jejak Penyucian Diri dari Tanah Ciomas

Jumat, 30 Januari 2026 | 08:55 WIB
X