PORTALOKA.ID - Kepastian status bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu mendapat perhatian serius parlemen.
Tak terkecuali bagi para guru yang berstatus PPPK Paruh Waktu. Kepastian status dinilai sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Oleh sebab itu, pemerintah diminta untuk membuat peta jalan yang jelas dan terukur untuk mempercepat pengangkatan guru PPPK Paruh Waktu.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi X DPR RI, La Tinro La Tunrung dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.
Dalam rapat tersebut, La Tinro mengapresiasi capaian Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Namun, ia menilai keberhasilan dalam pengelolaan keuangan harus diikuti dengan capaian program pendidikan yang konkret dan terukur.
Salah satu indikator yang perlu menjadi perhatian adalah penyelesaian status guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu.
“Kami harapkan ada target daripada PPPK. Misalnya tahun depan PPPK paruh waktu harus sudah menjadi PPPK penuh waktu sejumlah 10 ribu atau 20 ribu. Nah target ini yang saya minta sekali sehingga realisasinya betul-betul sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya, dikutip Minggu, 19 Juli 2026.
Baca Juga: DPR Minta APBN Topang Gaji PPPK Daerah yang Alami Defisit Anggaran, Setuju?
Legislator dari Partai Gerindra itu mengatakan, penyusunan target yang jelas akan membantu DPR menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah.
"Kalau target tidak tercapai, apa penyebab tidak tercapainya target tersebut harus dijelaskan. Jadi bukan hanya hasil penggunaan anggaran yang selesai atau habis, tetapi capaian programnya juga harus bisa kita evaluasi," tegasnya.
Menurut La Tinro, kepastian status kepegawaian akan memberikan motivasi bagi guru untuk meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.
Hal tersebut juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Artikel Terkait
Update Korban Kecelakaan Beruntun Libatkan 6 Mobil di Deli Serdang Sumut: 2 Tewas, 7 Luka-Luka
Viral Cerita Guru SDK Ogolau Sulteng Membagikan Makanan untuk Siswa: Mereka Selalu Tanya Kapan Dapat MBG
Kasus Penyiksaan terhadap YTR Asal Bandung Kian Terang, Alat Siksa Milik Taufik Hidayat Mulai Terendus Polisi
Presiden Prabowo akan Luncurkan Motor Nasional, Ngaku Optimis RI Kian Makmur dengan Berdayakan Produk Anak Bangsa
Bagaimana Membenahi dan Membangun Indonesia Hari Ini dan Masa Depan?
4 Tempat Berburu Durian di Ciamis, Rasakan Sensasi Makan Durian Langsung di Alam
Kantin Sekolah Dilibatkan dalam Program MBG? Begini Kata BGN
Kepala SPPG Dapur Sehat Baregbeg Ciamis Jadi Sorotan, Diduga Jarang Masuk Kerja
Jejak Insiden Penyekapan di Cikarang Bekasi, Pelaku Utama yang Diduga Pacar Korban Akhirnya Ditangkap