"Kita ke sini ingin merasakan menu nasi kebuli, karena di Pedan dan Cawas baru ada di sini."
"Rasanya enak, mantap, sudah disesuaikan dengan lidah masyarakat Klaten. Nggak kayak nasi kebuli yang ada di Timur Tengah," ujarnya.
Warga Desa Kedungampel, Kecamatan Cawas ini menambahkan, nasi kebuli ayamnya luar biasa.
"Daging ayamnya enak, bumbunya meresap. Dimakan moprol, tulangnya lepas sendiri."
"Rasanya nagih, enak, ada sambal goreng atinya. Nasinya enak."
"Nuansanya nyaman, nggak bising, seperti rumahan. Seperti makan nasi kebuli di rumah sendiri. Harganya cukup masuk kantong orang Klaten," katanya. ***
Artikel Terkait
Detik-Detik Pikap Muatan Gula Pecah Ban Tabrak Daihatsu Xenia dan Truk Boks di Jogonalan Dekat Exit Tol Prambanan Klaten, 1 Orang Tewas
Jelang Lebaran 2026, Ratusan Warga Dapat Paket Sembako, Beasiswa dan Santunan dari Pemdes Ponggok Klaten
Alhamdulillah Cair! Ribuan Orang Semringah Dapat THR Rp 250 Ribu dari Pemerinah Desa Wunut Klaten
Info Papan Ngopi Anyar Lur! Senjadi Emerald, Tempat Nongkrong Cozy di Klaten yang Harganya Ramah di Kantong
Polres Klaten Bongkar Peredaran Uang Palsu Lintas Provinsi, 4 Tersangka Diamankan