PORTALOKA.ID - Berencana liburan ke Karawang, Jawa Barat? Kamu perlu simak artikel ini.
Di kenal sebagai lumbung padi Jawa Barat, Karawang ternyata punya kuliner khas yang legendaris.
Kalau kamu jalan-jalan ke Karawang, pastikan untuk mencicipi kuliner legendaris kota ini.
Sedikitnya ada dua kuliner khas Karawang yang legendaris dan masih eksis hingga saat ini.
Baca Juga: 3 Kuliner Ikoik Ciamis yang Wajib Dicoba, Salah Satunya Terbuat dari Kulit Sapi
1. Soto Gempol
Salah satu kuliner legendaris khas Karawang adalah Soto Gempol.
Kuliner ikonik ini telah memiliki cita rasa khas yang tidak berubah dan diwariskan lintas generasi.
Dikutip dari laman Esmoir, Soto Gempol Karawang pertama kali diperkenalkan oleh Siti Khotijah pada tahun 1965 di sebuah warung sederhana di Kampung Gempol.
Popularitas kuliner ini mulai meroket pada 1970 ketika warung ini dikelola oleh generasi kedua.
Soto Gempol sendiri memiliki cita rasa khas yang menggugah selera. Terbuat dari potongan daging sapi empuk, dan taburan emping melinjo, lalu disiram dengan kuah santan gurih.
Baca Juga: 5 Kuliner Ikonik Khas Sunda: Dari Cemilan Manis hingga Jajanan Populer
2. Pepes Jambal Karawang
Artikel Terkait
Kemungkinan Jumlah Korban Kiai Cabul di Pati Bertambah, Polisi Buka Posko Pengaduan
BRI Dukung Proses Hukum usai Kejati DKI Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Kredit KoinWorks
Promedia Group Buka Pendaftaran Mitra Influencer Media Network, Creator Pemula hingga Profesional Wajib Intip!
Fakta Terbaru Skandal Pencabulan di Ponpes Ndholo Kusumo Pati: Santriwati Diduga Terpaksa 'Layani' Pengasuhnya 10 Kali
Dilecehkan Sejak 2020, Polisi Ungkap Alasan Korban Laporkan Oknum Kiai Cabul pada 2024
Lakukan Investigasi, Kemenkes Ungkap Kronologi Kematian dr Myta Aprilia Azmy
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan 3 WNI yang Diduga Jemaah Calon Haji Ilegal, Terungkap saat akan Terbang dari Bandara YIA
Ramai Isu 70 Dapur MBG Disebar di Lapas-Rutan Indonesia: Bagaimana dengan Tata Kelola yang Dinilai Masih 'Cacat'?
ICCN Dorong Persiapan Kota Padang sebagai Kota Gastronomi Dunia Unesco
Bukan Cuma Guru Madrasah, Guru Pendidikan Muadalah dan Diniyah Formal juga Dapat TPG, Kemenag: Yang Sudah Memenuhi Syarat Pasti Dapat!