Jumat, 7 Agustus 2026

Tangis Siswa Pramuka di Ende NTT Pecah Diduga Gagal Berangkat ke Jambore Nasional karena Terkendala Biaya

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Jumat, 7 Agustus 2026 | 13:35 WIB
Menyoroti viralnya keluh kesah para siswa pramuka asal Ende, NTT yang terancam gagal melaju ke Jambore Nasional di Jakarta. (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti viralnya keluh kesah para siswa pramuka asal Ende, NTT yang terancam gagal melaju ke Jambore Nasional di Jakarta. (Instagram.com/@undercover.id)

PORTALOKA.ID - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah siswa pramuka asal Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menangis karena terancam gagal mengikuti Jambore Nasional di Jakarta.

Dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Jumat, 7 Agustus 2026, para siswa pramuka tampak menangis sambil memeluk Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka NTT, Sinun Petrus Manuk.

Mereka mengaku cemas lantaran terancam tidak dapat mengikuti Jambore Nasional karena keterbatasan biaya.

"Bapak, kami mau ikut Jambore, tolong kami," ucap salah seorang siswa pramuka.

"Hal itu terjadi akibat keterbatasan anggaran," sambung keterangan postingan tersebut.

Baca Juga: BRI Dukung Optimalisasi Instrumen Pengelolaan Kas Negara, Perkuat Penyaluran Kredit Berkualitas untuk Mendorong Sektor Riil

Lantas, bagaimana sebenarnya ihwal dugaan keterbatasan anggaran yang membayangi keberangkatan para siswa pramuka di NTT tersebut menuju ke jambore nasional? Berikut ulasannya.

Keluh Kesah Ketua Kwarda NTT

Di hadapan para peserta, Sinun juga sempat menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Ende memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut.

Sinun selaku Ketua Kwarda NTT menjelaskan, kontingen Ende sempat dihinggapi ketidakpastian lantaran belum tersedianya alokasi pembiayaan untuk keberangkatan ke tingkat nasional.

Padahal, para penggalang Ende mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Debat Forum Penggalang tingkat provinsi.

"Pak Bupati Ende, saya Sinun Petrus Manuk, Ketua Kwartir Daerah, berurai air mata bersama anak-anak ini," ungkap Sinus dalam video yang beredar.

"Anak-anak Ende tidak bisa berangkat," sambungnya.

Baca Juga: Ramai Komentar Nirempati terhadap Pasien BPJS, DPR Desak Investigasi Pelanggaran Etik oleh Oknum Dokter dan Nakes

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X