Jumat, 25 September 2026

Diduga Ejek Korban Keracunana MBG Karo, Pegawai SPPG Bantul Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Minggu, 20 September 2026 | 18:43 WIB
Pegawai SPPG Bantul mintaaaf usai video diduga mengejek korban keracunan MBG Karo viral (Threads @zumaahmad9)
Pegawai SPPG Bantul mintaaaf usai video diduga mengejek korban keracunan MBG Karo viral (Threads @zumaahmad9)

PORTALOKA.ID - Pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengklarifikasi videonya yang sebelumnya viral.

Diketahui, pegawai berinisial GP yang merupakan bagian pengawas keuangan di SPPG daerah Dlingo, Bantul tersebut diduga membuat video yang mengejek siswa korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) Karo, Sumatera Utara.

Dalam video tersebut, GP terlihat memakan menu chicken katsu yang disebutnya adalah menu MBG sehari sebelumnya.

“Gue makan chicken katsu masakan kemarin, apakah masih enak?” Ujarnya sambil menggigit ayam tersebut.

“Oh tidak, ingatanku hilang 70 persen,” lanjutnya sambil tertawa.

Baca Juga: BGN Layangkan Teguran ke Pegawai SPPG Bantul, Buntut Dugaan Konten Olok-olok Korban Keracunan MBG Karo

Kronologi Menurut GP, Unggah Video di Instagram Story

Video terbaru, GP mengatakan bahwa video viral itu diunggah pada hari Jumat, 18 September 2026 di Status WhatsApp.

“Di hari Jumat kemarin, saya bikin story makan katsu, di mana katsu itu masakan dari hari sebelumnya,” ujar GP, dikutip dari video yang diunggah oleh akun Threads @zumaahmad9 pada Minggu, 20 September 2026.

“Saya cuma have fun aja makan katsu masakan kemarin dan itu masih enak. Dan saya bilang juga kehilangan ingatan saya tujuh puluh persen,” imbuhnya.

Baca Juga: Moreno Soeprapto Klarifikasi dan Minta Maaf usai Terciduk Video Call saat Rapat DPR

Tidak Berniat Menyinggung

Lebih lanjut, GP mengaku tidak menyinggung korban manapun meski menyebut ‘tujuh puluh persen.’

“Walaupun saya bilang 70 persen, tapi itu dilihat dari kacamata universal, itu 70 persen bisa menyinggung apapun yang ada. Saya tidak bilang 70 persen kehilangan ingatan dari program pemerintah, itu tidak. Saya tidak menyinggung program pemerintah,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X