“Saya tidak bilang itu program apa, saya tidak mention korbannya siapa, namanya, dan segala macem,” sambungnya.
Menurutnya, isu yang beredar hanya ‘cocoklogi’ dengan kasus dugaan keracunan MBG.
“Dari pihak yang menyebarluaskan melakukan cocoklogi oleh salah satu korban KLB yang ada di Karo. Jadi, saya ucapkan sekali lagi minta maaf atas segalanya, itu tidak ada saya ingin viral atau menyinggung korban atau programnya,” paparnya lagi.
Baca Juga: Rumah ASN di Cileunyi Bandung Digerebek Polisi, Ditemukan Puluhan Pohon Ganja
Unggah Video di Status WhatsApp
Mengenai asal video, GP membeberkan bahwa video itu diunggah di Status WhatsApp yang sudah ia kecualikan dari banyak orang.
“Diunggah di Status WhatsApp aja sebenarnya dan sudah saya exclude dari banyak orang, ternyata dari close friend itu ada yang menyebarluaskan, di-upload di story dia sehingga penonton dari orang tersebut bisa menyebarluaskan kemana-mana hingga terjadi kegaduhan di sosial media,” terangnya.
“Mohon maaf sekali lagi, terima kasih,” tukasnya.
Adapun Badan Gizi Nasional (BGN) regional DIY pun telah menindaklanjuti dan memberikan teguran pada pihak terkait, termasuk dengan SPPG tempatnya bekerja.***
Artikel Terkait
Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal di Selat Sunda, Keberadaannya Masih Misterius
Pengguna BRI Kartu Kredit Segera Merapat, Nikmati Promo Diskon 25 Persen untuk Pembelian Jus Buah di Gerai Boost
SKB 3 Menteri Sudah Terbit, Inilah Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Bulan Maret Paling Padat
Ironis! Di Tengah Kebakaran Hutan Kalimantan, Truk Kayu Gelondongan Dilaporkan Masih Berkeliaran
Deret Kasus Keracunan Massal Imbas Dugaan SPPG Tak Becus Olah MBG, dari Tana Toraja hingga Sidoarjo
Pers Dibiarkan Mati Suri, Wartawan Disalahkan Saat Kritis terhadap Tata Kelola Program Pemerintah
Shell Memulai Produksi di Pabrik Manufaktur Gemuk di Indonesia
Terciduk Buka Tas Penumpang Lain, Viral Dugaan Percobaan Pencurian di Pesawat Air Asia: Langsung Diamankan Pramugara
SELAMAT! 230 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Diangkat jadi Penuh Waktu Tanpa Tes, Semua Biaya Ditanggung APBN
Kondisi Siswi Karo yang Diduga Korban Keracunan MBG Kini Membaik, Sempat Dijenguk Wapres Gibran