Rabu, 10 Juni 2026

Sejarah Berdirinya Warung Lokal Bersinar di Tlobong Delanggu Klaten, Manfaatkan Bangunan SD Mangkrak hingga Merangkul Gen Z untuk Berkarya

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 08:05 WIB
Warung Lokal Bersinar di Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Portaloka.id/Wulan Kurnia Putri)
Warung Lokal Bersinar di Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Portaloka.id/Wulan Kurnia Putri)

"Saya sebenarnya inspirasi dari nasi goreng, dulu masa saya kecil, tiap pagi makan nasi goreng, ibu memasak telur dadarnya diberi tambahan daun so agar bisa jadi banyak."

Baca Juga: Tempat Nongkrong Asik Omah Ndeso Pedan, Klaten yang Kids Friendly dengan Nuansa Tradisional Jawa, Harga Makanan Mulai Rp 5 Ribuan

"Nah kalau cuma mengandalkan nasi goreng, bakal menonton. Karena saya basic di hotel, di kapal pasir juga, jadi tiap breakfast yang dicari banyak tamu itu nasi goreng, dan di sini enggak ada yang jual nasi goreng pagi hari."

"Yang membedakan nasi goreng di sini dengan yang lain, nasi goreng di sini telur dadarnya pakai daun so seperti di rumah zaman dulu," ujarnya.

Harga yang ditawarkan relatif terjangkau dan tidak bikin kantong jebol.

Harga makanan paling mahal hanya Rp 18 ribu saja.

Baca Juga: Mencicipi Kepelan Camilan Unik Khas Klaten yang Legendaris, Nikmat Dimakan saat Masih Hangat Pakai Sambal Bawang yang Pedas Mantap

"Harga itu mulai Rp 8 ribu, yang sultan itu ada di 18 ribu sudah dapat nasi goreng dengan sate ayam, bisa milih telur ayam negeri atau omega. Kalau sop iga Rp 16 ribu," imbuhnya.

Saat harinya Warung Lokal Bersinar bisa menjual 300 hingga 500 porsi makanan.

Warung Lokal Bersinar buka dari pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB dan libur setiap hari Rabu. 

Para pembeli yang datang biasanya datang daeri daerah Klaten, Yogyakarta dan Soloraya.

Baca Juga: Rute, Fasilitas dan HTM Soko Alas Ponggok, Tempat Piknik Asik di Klaten Bisa Menikmati Keindahan Embung, Naik Kano hingga Camping

"Kedepannya kalau saya inginnya di sini jadi breakfast center, jadi menu bisa menambah lagi, inovasi lagi."

"Saya sudah mulai gandeng UMKM di lokal desa Tlobong, kasih tempat untuk jualan di sini. Saya cuma fokusnya kesejahteraan warga setempat dulu," ujarnya. ***

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X