Guru: Kami Menolak Pembagian MBG
Penolakan dilakukan pihak sekolah yang terletak di Kecamatan Dolo Barat terhadap pembagian MBG dalam insiden ini, bukan tanpa alasan.
Baca Juga: 1.780 SPPG Pelaksana MBG Disetop Sementara, Kepala BGN Ungkap Alasannya
Pasalnya, guru wanita itu menyebut, mobil MBG datang terlambat pada pukul 15.22 WITA saat seluruh peserta didik telah pulang.
"Siswa kita 500 orang lebih, sekarang sudah pada pulang," sebut guru tersebut.
"Jadi hari ini, kami menolak pembagian MBG," tegasnya.
Diduga Sering Datang Terlambat
Selain itu, guru tersebut juga menyampaikan keluh kesahnya terhadap para pelaku sopir MBG.
Terlebih, mereka diduga sering datang terlambat dalam penyaluran MBG di sekolah tersebut.
"Kalian terlambat, ini sudah pukul 15.22 (WITA). Jadi mohon maaf, kami tidak akan tanda tangan (pembagian MBG)," tandasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada klarifikasi resmi dari pihak sekolah maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat, usai viralnya insiden di SMAN 7 Kabupaten Sigi, Sulteng tersebut.***