Guru: Kami Menolak Pembagian MBG
Penolakan dilakukan pihak sekolah yang terletak di Kecamatan Dolo Barat terhadap pembagian MBG dalam insiden ini, bukan tanpa alasan.
Baca Juga: 1.780 SPPG Pelaksana MBG Disetop Sementara, Kepala BGN Ungkap Alasannya
Pasalnya, guru wanita itu menyebut, mobil MBG datang terlambat pada pukul 15.22 WITA saat seluruh peserta didik telah pulang.
"Siswa kita 500 orang lebih, sekarang sudah pada pulang," sebut guru tersebut.
"Jadi hari ini, kami menolak pembagian MBG," tegasnya.
Diduga Sering Datang Terlambat
Selain itu, guru tersebut juga menyampaikan keluh kesahnya terhadap para pelaku sopir MBG.
Terlebih, mereka diduga sering datang terlambat dalam penyaluran MBG di sekolah tersebut.
"Kalian terlambat, ini sudah pukul 15.22 (WITA). Jadi mohon maaf, kami tidak akan tanda tangan (pembagian MBG)," tandasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada klarifikasi resmi dari pihak sekolah maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat, usai viralnya insiden di SMAN 7 Kabupaten Sigi, Sulteng tersebut.***
Artikel Terkait
Bareskrim Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Sebagai Tersangka Kasus Pelecehan 5 Orang Santri
Dugaan Pencemaran Lingkungan di Tasikmalaya: SBT dan JSI Desak Tindakan Tegas, Bukan Sekadar Klarifikasi
Hampir 10 Ribu Jemaah Tiba di Madinah, Layanan Haji Terpadu Bikin Proses Makin Cepat
1 Hari 1 Malam di Panjalu Ciamis ke Mana Aja? Ini Dia Rekomendasinya, Mulai dari Berenang di Ketinggian hingga Kulineran
Guru Patut Tersenyum, Isu Kesejahteraan Tenaga Pendidik Masuk dalam Pembahasan RUU Sisdiknas
Menyoroti Tuntutan JPU pada 3 Mantan Pejabat bank BJB, Eks Dirut Dituntut 10 Tahun Penjara
Daycare Little Aresha di Yogyakarta Digerebek, Diduga Lakukan Penganiayaan pada Anak
Pengakuan Ibu yang Titipkan Anaknya di Daycare Little Aresha, Temukan Luka Memar di Bagian Lengan
Sekolah Rakyat Ringankan Beban Ibu di Pati yang Hidupi Anak Seorang Diri
Marak Penawaran Haji Tanpa Antre, Pemerintah Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur