Untuk memperkuat penanganan karhutla, pemerintah menyetujui pengiriman 200 unit pompa air serta dukungan pembangunan sumur bor di 200 titik wilayah rawa.
Pengadaan peralatan tersebut diharapkan dapat membantu petugas memadamkan api melalui jalur darat, terutama di lokasi yang sulit dijangkau atau ketika operasi pemadaman dari udara terkendala kondisi cuaca dan asap.
Baca Juga: Langit Masih Terik, Hujan Lebat Berpotensi Datang di Wilayah Ini pada 12–15 Oktober
Di samping penambahan personel dan sarana pemadaman, pemerintah juga akan memprioritaskan upaya mitigasi hingga tingkat desa. Pendekatan ini dinilai penting agar potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani sejak dini sebelum meluas.
Prabowo menegaskan bahwa pencegahan harus menjadi bagian utama dari strategi penanggulangan karhutla, dengan melibatkan berbagai pihak hingga ke tingkat pemerintahan paling bawah.
“Strategi yang kita telah bahas waktu saya kumpulkan para pakar... bahwa langkah nanti yang paling utama adalah pencegahan presisi mitigasi di tingkat paling bawah di tingkat desa,” ujar Prabowo.***
Artikel Terkait
Herdiat Sentil Strategi Pelatih Usai PSGC Ciamis Tumbang, Formasi dan Posisi Pemain Dievaluasi
Alhamdulillah, Aturan Gaji Guru Madrasah dan Swasta Akhirnya Masuk RUU Sisdiknas, Pastikan Tak Ada Upah di Bawah Standar Minimum
6 Hari Menuju Wajib Halal 18 Oktober 2026, Produk Apa Saja yang Masuk Ketentuan?
Pemasangan Spanduk Pendampingan Kejagung RI pada Proyek Revitalisasi Sekolah Kota Banjar Disoal
PMII Geruduk Kantor Wali Kota Banjar, Minta Prioritaskan Pelayanan Dasar Masyarakat Daripada Beli Mobil Pejabat
Mitra Dapur MBG Protes ke DPR, Agus Sulistriyono: Jangan Paksa BGN Meloloskan Semua
Langit Masih Terik, Hujan Lebat Berpotensi Datang di Wilayah Ini pada 12–15 Oktober
Bikin Ngiler! Teras BA Banjar Punya Seblak dan Camilan Favorit Anak Muda, Ada Promo Menarik Tiap Jumat Lho!
Marak Modus Penipuan Buka SPPG untuk MBG, Begini Tanggapan BGN
Rocky Gerung Ditegur Bakom Usai Sarankan Gibran Mundur, Syahganda: Sudah Saya Hubungi