Rabu, 19 Agustus 2026

Kakanwil Kemenag Jawa Barat Lantik 43 Pejabat, Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Kolaboratif

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:10 WIB
Sebanyak 43 pejabar di lingkungan Kemenag Jabar resmi dilantik (Kemenag Jabar)
Sebanyak 43 pejabar di lingkungan Kemenag Jabar resmi dilantik (Kemenag Jabar)

Baca Juga: Pemerintah dan DPR Beri Peluang Guru PPPK dan PPPK Paruh Waktu jadi PNS 2027, MenPAN RB: Proyeksi Kebutuhan Guru Nasional 526.689 Formasi

“Digital mindset harus menjadi dasar dalam pelayanan. Hari ini, pengambilan keputusan harus berbasis data, bukan berdasarkan perkiraan semata,” katanya.

Keempat, pemimpin harus mampu beradaptasi dengan lingkungan dan dinamika masyarakat. Terlebih dengan adanya mutasi maupun promosi, pejabat dituntut cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, karakter masyarakat, serta para pemangku kepentingan.

Dudu menilai kemampuan beradaptasi sangat penting bagi pejabat Kementerian Agama karena tugas dan pelayanan keagamaan tidak dapat dilepaskan dari komunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat.

“Seorang pemimpin harus cepat beradaptasi dengan lingkungan, dengan siapa kita berbicara, dan di mana kita berbicara. Kementerian Agama tidak lepas dari peran tokoh agama dan tokoh masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Keseruan Lomba Tangkap Bebek di Tengah Umbul Ponggok Klaten bagi Wisatawan saat Momen HUT RI

Kelima, pemimpin harus mampu membangun kolaborasi. Dudu menekankan pentingnya membangun sinergi, silaturahmi, komunikasi, dan kerja sama dengan berbagai pihak.

Menurutnya, pemimpin Kementerian Agama harus mampu menjadi penggerak kolaborasi, baik di internal organisasi maupun dengan berbagai stakeholder.

“Pemimpin harus mampu membangun sinergi dan silaturahmi. Kolaborasi harus menjadi kekuatan seorang pemimpin agar seluruh potensi yang ada dapat bergerak bersama,” ungkapnya.

Selain lima kekuatan tersebut, Dudu juga mendorong para pejabat untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas. Inovasi, kata dia, bukan sekadar menghadirkan sesuatu yang baru, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Peringati HUT ke-81 RI dan Hari Pramuka, MTs-MA GUPPI Al Barkah Ciamis Gelar Jalan Sehat dan Perlombaan

“Harus ada inovasi, ada ide baru yang bisa memberikan dampak dalam pelayanan. Inovasi itu harus bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap para pejabat yang baru dilantik tidak hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi benar-benar hadir sebagai pemimpin yang mampu menggerakkan organisasi dan memberikan manfaat nyata.

“Kalau seorang pemimpin tidak bisa menggerakkan orang, maka belum bisa disebut pemimpin. Karena itu, saya berharap Bapak dan Ibu mampu hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan manfaat,” tuturnya.

Mengakhiri arahannya, Kakanwil berpesan agar amanah dan kepercayaan yang diberikan melalui pelantikan tersebut dijalankan dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X