Senin, 5 Oktober 2026

Komdigi Minta Operator Seluler Jamin Sisa Kuota Pelanggan Tetap Aktif, Singgung Soal Putusan MK

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 5 Oktober 2026 | 08:58 WIB
Ilustrasi - Perlindingan sisa kuota internet pelanggan belum optimal (Pixabay/IqbalStock)
Ilustrasi - Perlindingan sisa kuota internet pelanggan belum optimal (Pixabay/IqbalStock)

PORTALOKA.ID - Sebagian pelanggan masih mengeluhkan terkait sisa kuota internet yang belum terpakai hangus gegara masa aktif berkahir.

Hal tersebut tentu saja merugikan pelanggan, terlebih bagi mereka yang hanya menggunakan paket data internet sewaktu-waktu.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengevaluasi hasil pelaporan bulan pertama para operator seluler terkait pelaksanaan perlindungan sisa kuota internet pelanggan.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa implementasi perlindungan sisa kuota tersebut belum optimal.

Baca Juga: Menjelang Final, Coach Justin Minta Timnas Indonesia Pakai 4-2-3-1

Untuk itu, Kemkomdigi meminta operator seluler segera memaksimalkan mekanisme perlindungan bagi masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Denny Setiawan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Sabtu, 3 Oktober 2026.

"Putusan MK berbicara mengenai perlindungan terhadap sisa kuota yang belum dimanfaatkan. Menurut evaluasi pemerintah, mekanisme perlindungan tidak cukup hanya bersifat preventif. Harus ada mekanisme yang memberikan perlindungan substantif, yang benar-benar melindungi nilai ekonomi dari sisa kuota pelanggan," tegas Denny.

Dari hasil evaluasi, operator memang telah memperluas paket rollover.

Baca Juga: Anies Sambangi Rumah Ganjar, Momen Dua Eks Capres Ini Jadi Sorotan

Namun, sebagian besar paket non-rollover dinilai belum optimal karena perlindungannya baru sebatas notifikasi.

XLSMART melaporkan 92 dari 101 paket telah menerapkan sistem rollover, sementara 9 paket lainnya masih berbasis notifikasi.

Pada Indosat, dari 94 paket yang dilaporkan, baru 23 paket yang menggunakan skema rollover, sedangkan 71 paket lainnya masih berupa notifikasi.

Sementara itu, pada Telkomsel, baru 19 dari 95 paket yang berfitur rollover, dan 76 paket lainnya masih mengandalkan notifikasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Arman Odie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X