Sabtu, 3 Oktober 2026

Kepala BGN Bongkar Masalah di Balik Dapur MBG, Ada Yayasan Minta Setoran per Porsi

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:44 WIB
Kepala BGN Sudaryono mengungkap adanya permintaan setoran dari pihak yayasan kepada mitra (Badan Gizi Nasional)
Kepala BGN Sudaryono mengungkap adanya permintaan setoran dari pihak yayasan kepada mitra (Badan Gizi Nasional)

PORTALOKA.ID - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap adanya persoalan antara mitra dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan yayasan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Persoalan tersebut salah satunya berkaitan dengan dugaan permintaan setoran dari yayasan kepada mitra dapur.

Sudaryono menyebut ada mitra yang diminta memberikan potongan sekitar Rp1.500 hingga Rp2.000 untuk setiap porsi makanan yang disalurkan.

“Ada mitra, dia dipotong 1.500, ada yang dipotong 2.000, bayangkan! yang terjadi adalah karena dipotong, dia makan menunya itu dikurangi kualitasnya. Ini tidak boleh lagi terjadi,” jelasnya.

Baca Juga: LPK Cipta Tungga Indonesia, Pilihan Terbaik Tempat PKL SMK di Ciamis dengan Sederet Program Unggulan

Menurut Sudaryono, kondisi itu terjadi ketika mitra merupakan pihak yang mengeluarkan modal untuk membangun dan menjalankan dapur MBG.

Sementara itu, terdapat yayasan yang dinilai tidak terlibat langsung dalam operasional dapur tetapi tetap meminta setoran.

Ia mengatakan persoalan tersebut dapat berdampak terhadap kualitas makanan yang diterima penerima manfaat.

Potongan biaya, kata Sudaryono, berpotensi membuat mitra mengurangi kualitas menu yang disediakan.

Baca Juga: Global Finance Nobatkan BRI sebagai Bank Terbaik Dunia untuk UMKM Pertanian dan Pedesaan

BGN pun menyatakan akan mengambil tindakan terhadap yayasan yang terbukti melakukan pungutan tersebut.

Sudaryono menegaskan kerja sama dengan pihak yang bermasalah dapat dihentikan.

“Pokoknya orang-orang yang tidak ada andil, tidak membina, tidak ikut repot, tidak modal, tidak membina, tidak ikut... tidak ikut sibuk, tidak mengawasi, tidak ada andil apapun hanya minta kejar setoran, itu semua akan kita... kita cut off namanya, akan kita amputasi semua,” tegasnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, BGN menyediakan dua portal registrasi, masing-masing untuk yayasan dan mitra.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Arman Odie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X