Pengawas Pembina Disdikpora Jepara, Tri Daryatni, S.Kom, M.Kom., yang membuka acara secara resmi, menekankan bahwa teknologi hanyalah alat, sementara logika tetap menjadi kunci utama.
"Algoritma pemrograman itu menjadi dasar apapun software-nya. Saya harapkan di sini nanti bukan sekadar menguasai soft programming, tapi bagaimana kita membangun algoritma berpikir komputasional," ujar Tri Daryatni.
Ia juga mengingatkan para guru agar tidak membiarkan siswa hanya menjadi pengguna teknologi. "Jangan sampai bergantung pada AI. Kita tingkatkan nanti agar mereka menjadi kreator," tambahnya.
Kegiatan yang didanai penuh oleh DPA UNNES Tahun Anggaran 2026 ini diharapkan menjadi langkah akselerasi mutu pendidikan di Jepara, menjadikan para guru sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan teknologi digital di sekolah.***