PORTALOKA.ID - Silaturahmi Guru Indonesia (SIAGA) yang berlangsung pad Rabu, 20 Mei 2026 membawa harapan baru bagi guru madrasah swasta dan sekolah swasta.
Aksi SIAGA 2026 di depan Gedung DPR RI Jakarta dihadiri puluhan ribu guru madrasah dan sekolah swasta.
Mereka berasal dari sejumlah daerah di Indonesia yang tergabung dalam beberapa organisasi profesi guru.
Tercatat ada 9 orprof yang bergabung dalam aksi SIAGA 2026, yakni lain PGSI, PGMM, GM PRO, FGSNI, IGSS PLPGI, FGHM, FTHMI, FKSS, dan AGMM.
Baca Juga: Guru Swasta Bukan Beban Yayasan, Mereka Penjaga Masa Depan Bangsa
Tuntutan Guru
Dalam aksinya mereka menyampaikan sejumlah aspirasi. Di antaranya soal status kepegawaian hingga kesejahteraan guru swasta.
Dalam aksi damai yang berlangsung pukul 13.30 sampai 17.00 WIB para guru menyuarakan tiga tuntutan krusial, yaitu:
1. Revisi dan amandemen Undang-Undang Guru dan Dosen.
2. Pemberian gaji yang layak bagi guru madrasah swasta yang telah sertifikasi (Sergur) Inpassing ke PPPK tanpa syarat.
3. Kenaikan tunjangan guru swasta Sergur, baik di madrasah maupun sekolah swasta,
menjadi setara Inpassing.
Baca Juga: Dari Bawean untuk Indonesia: Harapan Kecil yang Menggema dalam Perjuangan SIAGA 2026
Baleg DPR RI Janjikan Regulasi Khusus Madrasah Swasta
Perwakilan peserta SIAGA 2026 diterima langsung oleh Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan.