Dalam suratnya, Tedi menyoroti adanya ketidakadilan sistemik terhadap guru madrasah swasta, sehingga mereka tidak memperoleh haknya, seperti mengikuti seleksi ASN PPPK, kesenjangan tunjangan, dan lain sebagainya.
Hal itu berdampak pada kesejahteraan serta kepastian nasib guru madrasah swasta.
Surat Terbuka untuk Prabowo
Berikut surat terbuka Ketua Umum PGMM untuk Presiden Prabowo yang diterima Portaloka.
Baca Juga: Guru Madrasah Swasta Menjerit Terhimpit Kebijakan Pemerintah yang Diskriminatif
Saya terkesima, tersentak menyimak pidato Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto.
Tepat pada Minggu, 20 Oktober 2024, Bapak Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8 di Gedung MPR DPR, Jakarta.
Bapak Prabowo Subianto dalam pidato pelantikannya sebagai presiden Republik Indonesia menyinggung sebuah kalimat dalam bahasa Belanda "Verboden voor honden en inlanders".
Berikut kutipan pidato Bapak Prabowo saat dilantik sebagai presiden:
"Saudara-saudara sekalian, dengan demikian kita ingin menjadi sahabat semua negara. Tapi kita punya prinsip. Prinsip kita adalah prinsip anti penjajahan, karena kita pernah mengalami penjajahan. Kita anti penindasan, karena kita pernah ditindas. Kita anti rasialisme, kita anti apartheid, karena kita pernah mengalami apartheid.
Waktu kita dijajah, bahkan kita digolongkan lebih rendah dari anjing. Banyak prasasti-prasasti dan marmer, banyak papan-papan di mana disebut 'Honden en Inlander Verboden. Saya masih lihat, saya masih lihat prasasti di kolam renang Manggarai tahun ’78, 'Honden en Inlander Verboden'."
Dalam bahasa Belanda kalimat itu berarti "Dilarang masuk untuk pribumi dan anjing".
Itu adalah kata umpatan bahkan ungkapan merendahkan dari penjajah Belanda terhadap orang pribumi Indonesia. Kalimat semacam itu kerap terlihat di tempat-tempat keramaian yang biasanya hanya boleh dikunjungi oleh orang Belanda, Eropa, atau Jepang.
Artikel Terkait
Fakta-fakta Kecelakaan Tabrak Lari di Sradakan Bantul, Pelaku Kendarai Nmax Putih Hingga Tancap Gas Usai Laka
Masih Ingat Mars Hari Santri 22 Oktober 45? Yuk Hafalkan Liriknya Agar Lancar saat Perayaan HSN 2025
Disebut Bagi-bagi Smartboard, Kemenko PMK Luruskan Isu Digitalisasi Pembelajaran
8 Siswa SMPN 1 Wedi Klaten Dirujuk ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan MBG, Begini Gejala yang Dialami
Ingin Nikah Naik Mobil Dinas Bupati? Pemkab Boyolali Punya Program Monikah, Gratis Tanpa Dipungut Biaya!
Cara dan Syarat Pinjam Mobil Dinas Bupati Boyolali Program Monikah untuk Acara Pernikahan, Tanpa Dipungut Biaya Alias Gratis!
Kecelakaan Vario Vs Jazz di Galur Kulon Progo Yogyakarta, 1 Orang Meninggal Dunia di TKP
Demi Selamatkan Cucu Nyemplung Sumur, Kakek 56 Tahun Meninggal Dunia Tenggelam di Ngawen Gunungkidul Yogyakarta
Geger Penemuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Sungai Citarum Karawang
Ammar Zoni Diduga Kembali Terseret Kasus Narkoba, Edarkan Sabu dan Ganja di Rutan Salemba Jakarta Pusat