Usai sholat magrib, surau Cipta Rasa semakin ramai suara anak-anak bermain. Ada yang berlari-lari dan ada main petak umpet. Sementara sebagian dibimbing Kanjeng Sunan mengeja huruf Hijaiyah.
Baca Juga: Serial Kanjeng Sunan Bagian 2: Bayangan di Antara Dua Alam
"A Ba Ta Sa..." ucap Kanjeng Sunan. Lalu si murid kecil menirukan ucapan Kanjeng Sunan. Di halaman surau, Dodo mengajarkan teknik silat Galuh kepada anak-anak.
Malam semakin larut. Makhluk gaib semua menatap tajam ke surau Cipta Rasa. Siluman dan gaib pemangsa manusia mencium bau darah segar.
"Ini daging anak-anak sepertinya nikmat sekali.. hahaha," gumam gaib siluman zaman meyakinkan Bairawa. Dia sudah lama tidak menerima persembahan dari para pemujanya.
"Dooor!!" Suara petir menyambar si siluman tersebut. Dia tersungkur dan hancur. Gerimis membasahi kampung dan anak-anak pulang dari surau dengan selamat.*** (Bersambung)