Tulisan ini merupakan hasil perjalanan dalam beberapa tahun mengikuti upacara adat Nyepuh.
Disclaimer! Tulisan ini masih sangat interpretatif dan terbuka untuk dikaji sesuai dengan pengalaman seseorang dalam melihat adat Nyepuh.
PORTALOKA.ID - Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Ciamis tanpa sosok Syeikh Penghulu Gusti mungkin tak akan melihat cahaya Islam bersinar di tanah Panjalu. Entah kebetulan atau sudah guratan takdir, Ciomas menjadi wilayah peradaban spiritual.
Di seberang jalan desa, ada pusat penyebaran tarekat TQN Suryalaya Sirnarasa dengan guru Mursyid Abah Aos. Ini makin meneguhkan bahwa Ciomas bukan desa biasa, tapi desa yang diberkahi. Ribuan orang berlalu lalang dan duduk berzikir di pertapaan Ciomas.
Awal menginjakkan kaki di tanah makam Penghulu Gusti, ada kesunyian yang mencekam. Angin sepoi-sepoi menerpa pepohonan dan seperti ada bisikan gaib yang menyambut.
Batu-batu kuno yang menyatu dengan tanah berlumut menambah suasana makin mistis. Pepohonan masih rindang asli dan lestari.
Di kaki perbukitan Panjalu, ketika angin membawa harum tanah basah dan dedaunan hutan Geger Omas berbisik pelan, masyarakat Desa Ciomas bersiap menyambut satu waktu yang selalu dinanti: datangnya bulan suci Ramadhan.
Namun sebelum gema azan tarawih pertama berkumandang, ada satu jejak adat yang lebih dahulu dilalui, sebuah warisan batin yang disebut Nyepuh.
Nyepuh bukan sekadar upacara. Ia adalah jalan pulang jiwa. Ia adalah ingatan kolektif tentang asal-usul manusia yang selalu perlu dibersihkan sebelum menghadap Yang Maha Suci.
Tradisi ini tumbuh dari pertemuan nilai Islam dan kearifan Sunda yang berakar kuat di tanah Ciomas. Wilayah ini sejak dahulu dikenal sebagai bagian dari kawasan Panjalu, daerah yang sarat sejarah spiritual.
Baca Juga: Ibukota Galuh di Kawali, Bukan di Baregbeg, Ini Penjelasan Dewan Kebudayaan Kabupaten Ciamis
Di sana ada pusara sunyi makam Kiai Haji Eyang Panghulu Gusti, tokoh yang diyakini sebagai penyebar Islam di Ciomas. Sosoknya bukan hanya dikenang sebagai ulama, tetapi sebagai cahaya awal yang menyalakan pelita iman masyarakat setempat.
Artikel Terkait
4 Fakta Penemuan Mayat Pria di Gumuk Pasir Bantul, Korban Ditemukan Pencari Rumput Hingga Terungkap Kondisinya
Batal jadi Petugas Haji 2026, Chiki Fawzi: Jujur Sedih Banget
Nasi Bakar Tongkol Lezat Gurih Pedas dan Smokey, Cocok Jadi Resep Ide Jualan
KH Miftah Fauzi: Pemkot Tasikmalaya Ditunggu Bersikap Atas Masalah Pasar Cikurubuk
VIRAL! 23 Tahun Mengabdi jadi Guru Honorer, Pak Ribut Digaji Rp25 Ribu per Bulan, Ungkap Alasan Bertahan Walau Gaji Tak Cukup
Kepala Bappenas Sebut MBG Lebih Mendesak Ketimbang Lapangan Kerja
Pemkab Ciamis Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini di Gebyar Al Huda 2026
Tumis Sukiyaki Paprika dan Jamur, Ide Menu Makan Sahur Puasa Ramadhan 2026 yang Enak dan Bikinnya Praktis, Cek Resepnya di Sini
Resep Daging Sapi Lada Hitam, Ide Menu Makanan Praktis untu Sahur Puasa Ramadhan 2026, Rasanya Enak Bikinnya Sat Set, Cobain Yuk
Hore! Bansos PKH dan BPNT 2026 Tahap 1 Cair Februari, Cek Nominal di Sini Ya!