Dari ziarah leluhur hingga mendukung ekonomi rakyat lewat, Sultan Sepuh menunjukkan bahwa sejarah, budaya, dan kesejahteraan bisa berjalan beriringan.
Sultan Sepuh Pangeran Kuda Puti (pakai blangkon) saat berkunjung ke Situs Gunung Galuh Ciamis (Istimewa)
Inilah sejarah yang kembali berdiri tegak. Kehadiran cucu Eyang Bagus Syatariyah menghidupkan kembali kenangan indah saat pertama lafadz Allah dieja oleh lidah Sunda.
Pangeran Kuda Putih sebagai cucu sah, mencoba membuka lembaran manuskrip kuno yang mencatat perjalanan Eyang Bagus Syatariyah.
Ia meyakinkan bahwa Pangeran Arya Natareja bukan sosok biasa, ia adalah Sultan yang memilih keluar dari Keraton dan menyerahkan tahta kepada adiknya.***
Artikel Terkait
4 Fakta Kecelakaan Scoopy Diperbukitan Menoreh Kulon Progo, Korban Tewas Sama-sama Warga Luar Jawa
KAI Daop 6 Yogyakarta Pastikan Perjalanan KA Selamat dan Aman Pasca Gempa Kedua
Intip Estimasi Kisaran Gaji SPPG Karyawan MBG, Cek Daftar Lengkapnya di Sini
4 Fakta di Balik Insiden Puluhan Marinir Ikut Jadi Korban Longsor di Cisarua, Diduga Berada di Lokasi untuk Latihan Pratugas
Siap-Siap Cek Rekening! SP2D Gaji PPPK Paruh Waktu Purworejo Diserahkan ke Bank Jateng, Ini Jadwal Pencairannya
Calon Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Diimbau Jaga Kesehatan