PORTALOKA.ID - Merasa tak mendapatkan keadilan, ratusan ribu guru madrasah swasta akan mendatangi gedung DPR/MPR Jakarta.
Para guru madrasah swasta dan sekolah swasta dari seluruh Indonesia akan bergabung dalam aksi bertajuk Silaturahmi Akbar Guru Indonesia (SIAGA).
Aksi unjuk rasa tersebut bakal digelar pada Rabu, 20 Mei 2026 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.
Dari informasi yang dihimpun Portaloka.id, sejumlah organisasi profesi guru telah menyatakan diri akan bergabung dalam aksi tersebut.
Baca Juga: 638 Ribu Guru Madrasah Swasta Terancam Gagal PPPK, Legislator Nasdem Desak Revisi UU ASN
PGMM: PPPK-kan Guru Madrasah dan Sekolah Swasta
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM), Siti Munadliroh mengatakan, jumlah guru yang akan mengikuti aksi diperkirakan mencapai 20 ribu orang.
Ia mengungkapkan, sejumlah orprof guru telah menyatakan akan bergabung dalam aksi SIAGA di gedung DPR RI Jakarta.
"Saat ini sudah ada beberapa organisasi profesi guru yang bergabung, di antaranya PGMM, PBPGSI, FGSNI, GM PRO, FKSS Jateng, IGSS PLPG, FGIM, PTHMI, dan FGHM," katanya kepada Portaloka.id, Jumat, 10 April 2026.
Baca Juga: PGMM Siap Kepung Gedung DPR, Suarakan 2 Tuntutan Guru Madrasah Swasta, Salah Satunya soal PPPK
Lebih lanjut Nanding mengatakan, Silaturahmi Akbar Guru Indonesia bertujuan untuk meminta pemerintah agar memberikan afirmasi kepada guru Indonesia terutama guru madrasah swasta.
Salah satu tuntutan utama adalah meminta agar guru madrasah dan sekolah swasta diangkat jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Tuntutan kami adalah PPPK-kan guru madrasah swasta dan sekolah swasta dengan mempercepat amandemen UU ASN atau membuat regulasi baru," tegasnya.
Di samping itu, mereka juga menuntut agar pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru Indonesia.