PORTALOKA.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi mengangkat sejumlah pegawai honorer sebagai Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
Suasana penuh haru dan bahagia pun menyelimuti para pegawai honorer tersebut.
Kebijakan itu menjadi titik balik bagi belasan ribu honorer, terutama guru dan tenaga pendidik.
Pasalnya, mereka sudah bertahun-tahun mengabdi dalam keterbatasan tanpa kepastian status.
Acara peresmian dilaksanakan di Stadion Jatidiri Kota Semarang.
Kegiatan itu ditandai dengan penandatanganan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan sejumlah perwakilan pegawai honorer.
Sebanyak 13.111 honorer pun ditetapkan sebagai PPPK Paruh Waktu.
Hadir pula Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin, Sekda Jateng Sumarno, serta Kepala BKN Kantor Regional 1 Yogyakarta, yang menyaksikan momentum besar tersebut.
Baca Juga: HORE! PPPK Paruh Waktu Kota Kendari yang Baru Dilantik Bakal Dapat THR dan Gaji ke-13
Salah satu yang merasakan kebahagiaan mendalam adalah Feni Ekomawati.
Feni Ekomawati merupakan guru asal Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak.
Ia memulai perjalanan mengajarnya pada 2017 di SMK swasta Kabupaten Pati.
Saat itu, Feni Ekomawati bersemangat mengajar tanpa melihat besarnya honor yang diterima.