PORTALOKA.ID - Rasa was-was tengah menghantui para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Tidak hanya di satu wilayah, PPPK di sejumlah daerah di Indonesia juga merasakan hal yang sama.
Rasa was-was tersebut bukan tanpa alasan. Mereka terancam dirumahkan.
Pemerintah daerah disebut-sebut tidak akan lagi memperpanjang kontrak PPPK.
Baca Juga: Kelahiran 1991 Segera Merapat! Ini Kesempatan Terakhir Ikut Tes CPNS 2026, Simak Syarat Lengkapnya
Jika kebijakan tersebut jadi diterapkan, maka ribuan PPPK di sejumlah daerah dipastikan kehilangan pekerjaan yang selama ini menjadi sumber penghidupan keluarganya.
9.000 PPPK NTT Terancam Dirumahkan
Sebanyak 9.000 PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terancam dirumahkan.
Kondisi ini tentu membuat para pegawai resah, karena akan kehilangan pekerjaan.
Keresahan tersebut juga dirasakan oleh para tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang berstatus PPPK.
2.000 PPPK Sulbar Berpotensi Nganggur
Selain NTT, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) juga dikabarkan akan merumahkan PPPK.
Sebanyak 2.000 PPPK Sulbar berpotensi jadi pengangguran imbas dari kebijakan tersebut.
Artikel Terkait
Prabowo Pilih Lebaran di Aceh Sekaligus Cek Pemulihan Pasca Bencana
Bikin Nyesek! Tak Ada Foto Keluarga Edisi Lebaran Berkonsep Unik, Ayah Vidi Aldiano: Tukang Idenya Meninggal Dunia
Momen Petugas Satlantas Datangi dan Tegur Rombongan Pemudik yang Sedang Makan di Bahu Jalan Tol Cipali
Ribuan SPPG Pelaksana Program MBG Disuspend, BGN Ungkap Alasannya
Momen Warga Unboxing Bingkisan dari Open House Prabowo, Ada Sekaleng Biskuit, Tumbler, hingga Sembako
Kronologi Kasus Pembunuhan Cucu Mpok Nori di Cipayung, Polisi Tangkap Mantan Suami Asal Iran yang Diduga Mencoba Kabur
ASN-Swasta Bakal WFH usai Lebaran 2026, Apa Sebenarnya yang Terjadi Ihwal Sulitnya Pasokan Energi dari Timur Tengah?
Update Arus Balik Lebaran 2026, Kakorlantas Polri Prediksi 3 Puncak akan Terjadi dalam Waktu yang Berdekatan
Menpan RB Beri Batas Waktu Pengusulan CPNS dan PPPK 2026 Sampai 31 Maret, Pendidikan dan Kesehatan jadi Prioritas, Simak Isi Surat Edarannya
Bukan SMA, Ini Tingkat Pendidikan yang Mendominasi ASN di Jawa Barat