PORTALOKA.ID - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel) resmi mengangkat 3.170 honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
Prosesi pelantikan dilaksanakan pada Selasa, 23 Desember 2025.
Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Musi Rawas dalam memberikan kepastian status dan penghasilan bagi ASN, dengan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Musi Rawas Ali Sadikin.
Baca Juga: Konsisten Perkuat Ekonomi Kerakyatan, BRI Raih Penghargaan Impactful Grassroots Economic Empowerment
Ali Sadikin mengatakan, pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian di tengah akibat pengurangan dana yang ditransfer pemerintah pusat.
“Keinginan Ibu Bupati sangat kuat untuk menyejahterakan para pegawai. Namun, karena kondisi keuangan daerah mengalami pengurangan dana transfer pusat lebih dari Rp305 miliar untuk tahun 2026, kita harus melakukan penyesuaian yang proporsional,” ujar Sekda Ali Sadikin.
Dalam penetapannya, Pemkab Musi Rawas mengacu pada tiga prinsip utama: mematuhi arahan Menteri PANRB agar gaji tidak lebih kecil dari penghasilan sebelumnya, mengedepankan aspek keadilan, serta menyesuaikan dengan kemampuan APBD.
Baca Juga: Ini Skema Gaji Terbaru PNS, PPPK dan PPPK Paruh Waktu, Berlaku Januari 2026
Gaji PPPK Paruh Waktu Jadi Sorotan
Di balik gempitanya pengangkatan PPPK Paruh Waktu Musi Rawas, masalah gaji menjadi sorotan.
Pasalnya, gaji PPPK Paruh Waktu dinilai jauh dari layak, terutama tenaga guru.
Dalam Surat Keputusan Bupati Musi Rawas Nomor:720/KPTS/BKPSDM/2025 tentang Penetapan Besaran Gaji Pokok PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Musi Rawas, ditetapkan rincian gaji sebagai berikut:
Baca Juga: Pemkab Padang Pariaman Angkat 1.758 PPPK Paruh Waktu, Segini Besaran Gaji Minimal dan Maksimalnya
Artikel Terkait
Geger Wanita Muda Ditemukan Tewas Kaku di Atas Dipan Pasar Kedungwuni Pekalongan, Awlanya Dikira Sedang Tidur
3 Fakta Penemuan Mayat Wanita di Sungai Bedoyo Kulon Progo, Masih Misterius Hingga Begini Ciri-cirinya
Taman Alam Lembu Sampulur, Rekomendasi Tempat Healing di Ciamis, Bisa Camping dengan View Gunung Ciremai
Kronologi Karamnya Kapal Pelatih Valencia di Labuan Bajo, Tim SAR Temukan Satu Jenazah Perempuan
Cerita Warga Dusun Suka Maju di Tapanuli Selatan, Muncul Aliran Sungai di Tengah Pemukiman Pascabanjir Bandang
Disetujui DPRD, Bupati Ciamis Harapkan Perseroda BPR Galuh Jadi Pilar Ekonomi Daerah