berita

Sederet Kilas Balik Kasus Perampokan WNA di Bali, Terbaru ‘Geng Rusia’ Hadang Laju Mobil Warga Ukraina hingga Rampas Kripto Rp3,4 M

Jumat, 31 Januari 2025 | 22:19 WIB
Potret video amatir yang viral di medsos terkait kasus geng rusia yang menculik WNA Ukraina di Bali (X.com/@auxiliarywits)

"Bareskrim Polri melakukan backup terkait kejadian tersebut dengan membentuk tim gabungan sehingga berhasil mengungkap, dimana kasus bisa diungkap dalam waktu tiga hari," terangnya.

"Selain itu, para tersangka juga diduga kuat telah menyiapkan senjata api untuk menjalankan aksinya. Kemudian sesaat setelah melakukan kejahatannya para pelaku langsung kabur atau pergi meninggalkan TKP," tandasnya.

Baca Juga: Update THR dan Gaji ke-13 PNS dan PPPK 2025: Jadwal, Aturan, dan Besarannya

3. WNA Italia dan Inggris Rampok Bitcoin Rp5,8 Miliar

Kasus perampokan yang melibatkan WNA juga pernah terjadi di Kabupaten Badung, Bali, pada tahun 2021 silam.

Pelakunya berasal dari negara luar, yakni berinisial N asal Italia dan G dari Inggris.

Sementara korban merupakan pasangan suami istri yang berasal dari Italia, yakni CG dan PN. Salah satu pelaku, N, merupakan mantan karyawan dari pihak korban.

Kejadian bermula saat korban menginap di sebuah vila di Jalan Nakula, Seminyak, Kuta, Badung, Bali, pada November 2021 lalu.

Baca Juga: Tabrak Pohon Hingga Mobil Terbalik, Bintang FTV Larasati Nugroho Alami Kecelakaan di Jakarta Selatan

Saat perampokan berlangsung, istri korban, CG terbangun karena mendengar suara ledakan, bahkan ia melihat sudah ada para pelaku yang tengah menyekap suaminya, PN.

Dalam keterangan korban, pelaku saat itu berada di vila menggunakan pakaian serba hitam-hitam, bahkan sarung tangan dan penutup kepala yang digunakan serba hitam.

Korban Camilla saat terbangun kemudian ditodong menggunakan pisau belati lalu diikat tangan dan kakinya menggunakan lakban serta menutup mulut.

Pelaku sempat mengambil satu ponsel yang berisi akun Bitcoin korban dan meminta kata sandinya. Pihak korban pun tidak berdaya karena terus diancam dan dipukul pelaku.

Baca Juga: Sekolah Swasta Dilibatkan dalam SPMB 2025, Mendikdasmen Ungkap Alasannya

Setelah menjalankan aksinya, pelaku pun lantas kabur. Kemudian, korban mengecek akun binance miliknya yang tercatat perpindahan aset digital ke sebuah akun yang diduga milik pelaku, N.

Halaman:

Tags

Terkini