berita

Karhutla Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah, Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan dan Siapkan 200 Pompa Air

Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas penanganan karhutla, Senin, 12 Oktober 2026. (YouTube Sekretariat Presiden)

PORTALOKA.ID – Presiden Prabowo Subianto berencana memperkuat pengamanan kawasan hutan dengan menambah jumlah Polisi Hutan hingga mencapai 70.000 personel.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Arahan itu disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas pada Senin, 12 Oktober 2026. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah membahas perkembangan penanganan karhutla sekaligus langkah untuk meningkatkan pencegahan dan pengendalian kebakaran.

Prabowo meminta agar kebutuhan penambahan personel Polisi Hutan tersebut segera dikoordinasikan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB).

Baca Juga: Rocky Gerung Ditegur Bakom Usai Sarankan Gibran Mundur, Syahganda: Sudah Saya Hubungi

Selain itu, ia mendorong keterlibatan TNI dan Polri untuk memberikan pelatihan kepada Polisi Hutan guna meningkatkan kemampuan personel dalam menjaga kawasan hutan dan mencegah terjadinya kebakaran.

“Tadinya saya mengira masih ratusan ribu, masih puluhan ribu. Ternyata sudah jauh ya. Karena itu tolong sampaikan ke Menpan RB ya. Kalau memang saya minta 70.000 polisi hutan itu karena ada maksud untuk menjaga hutan-hutan kita ya,” kata Prabowo.

Luas Lahan Terbakar Tersisa 639,23 Hektare

Dalam rapat tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, melaporkan bahwa luas lahan yang masih dalam penanganan di enam provinsi prioritas mencapai 639,23 hektare.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian pemerintah adalah Kalimantan Tengah, termasuk kebakaran yang terjadi di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Baca Juga: Marak Modus Penipuan Buka SPPG untuk MBG, Begini Tanggapan BGN

Proses pemadaman melalui jalur udara masih menghadapi kendala berupa rendahnya jarak pandang akibat asap kebakaran. Kondisi tersebut memengaruhi pelaksanaan operasi udara untuk menjangkau titik-titik api.

Menanggapi laporan itu, Prabowo meminta agar upaya pemadaman terus dioptimalkan. Ia juga membuka peluang pengerahan dukungan dari TNI Angkatan Udara apabila kondisi di lapangan memungkinkan.

Pemerintah Siapkan 200 Pompa Air dan 200 Titik Sumur Bor

Halaman:

Tags

Terkini